Konvoi Hampir 100 Jeep Kuno Taklukan Gunung Bromo

Tidak ada komentar 169 views

Nanan Sukarna (tengah) bersama anggota komunitas WOI, sebelum bertolak ke Gunung Bromo.

SURABAYA (suarakawan.com) – Hampir 100 Jeep Willys yang tergabunng dalam komunitas Willys Owners Indonesia (WOI)

Sabtu (5/5) dini hari meluncur menuju Gunung Bromo. Mobil-mobil kuno tersebut ditumpangi sekitar 200 anggota komunitas WOI yang berasal dari seluruh Indonesia.

Konvoi jeep Willys dalam jumlah besar ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan. Hal ini seperti diungkapkan Albert Ibrahim, Founder WOI, saat dijumpai sebelum bertolak ke Gunung Bromo.

“Momen menarik ini juga merupakan yang pertama kalinya puluhan mobil Willys melintas di padang pasir Bromo,” ujarnya.

Lebih lanjut Albert mengungkapkan, dibutuhkan waktu yang lebih lama dari kendaraan lainnya bagi rombongan Jeep kuno ini sampai ke Bromo. Perjalanan yang cukup lama itu mengingat kondisi kendaraan yang tidak bisa dipaksakan berjalan cepat. Kondisi medan terberat diperkirakan ketika melalui tanjakan menuju puncak Gunung Bromo.

“Ya konsekuensinya kita yang mengikuti mobil, bukan mobil yang mengikuti mau kita,” imbuh Albert.

Di kawasan wisata tersebut, lanjut Albert, WOI akan melakukan aksi sosial dengan menyediakan 3 unit toilet dari kontainer yang ditempatkan di padang pasir Bromo.

Selain itu, membagikan buku-buku pelajaran dan ikut mendukung pelestarian kawasan Bromo dengan membersihkan sampah.

“Setiap peserta harus membawa kantong plastik dan memungut sampah yang dijumpai di kawasan Bromo. Kegiatan WOI ini sudah berkoordinasi dengan BKSDA dan berharap ini memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar Bromo,” jelasnya.

Sementara itu pembina WOI Nanan Sukarna saat dijumpai dalam kesempatan yang sama menuturkan jika WOI berkomitmen membantu mempromosikan wisata Indonesia ke dunia internasional. Promosi ini dilakukan melalui beragam kegiatan WOI yang anggotanya ada di seluruh Indonesia, salah satunya touring ke Gunung Bromo ini.

Nanan menjelaskan pemilik Jeep Willys sebenarnya tidak hanya ada di Indonesia tapi tersebar hampir ke seluruh dunia. “Dalam konteks otomotif, WOI ingin mengangkat potensi wisata Indonesia tidak hanya ke level lokal tapi juga nasional dan internasiona,” tegas mantan Wakapolri ini.

Dalam kaitan menggaet wisatawan mancanegara itu pula, Nanan bertekad menggelar tour Jeep Willys dengan skala lebih luas tahun 2019.

“Tahun depan kami bikin yang internasional, agar acara seperti ini bisa masuk agenda tahunan wisata nasional yang bisa memancing perhatian turis datang,” ujarnya Nanan.

Sekedar diketahui, mobil Jeep Willys merupakan mobil keluaran tahun 1941 dan menjadi simbol perang dunia II. Kuda besi ini dirancang oleh Karl Probst di bawah kontrak American Bantam Company.(ris/rur)