Komisi C Berharap Bank Jatim Syariah Bisa Terealisasi Pada 2019

Anik Maslacha Ketua Komisi C DPRD Jatim

SURABAYA (suarakawan.com) – Komisi C DPRD Jatim berharap agar Spin off Bank Umum Syariah (BUS) Bank Jatim dapat teralisasi pada 2019. Karenanya, dalam pembahasan anggaran murni APBD 2019 bisa dimasukan anggaran tambahan Rp 500 Miliar yang digunakan untuk tambahan anggaran disetor ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang sebelumnya sudah ada dana dari PT Bank Jatim sebesar Rp 520 miliar.

Ketua Komisi C DPRD Jatim, Anik Maslachah ditemui di ruang ketua komisi C, Senin (6/8) mengatakan ada ketentuan setoran dana penyertaan modal sebesar Rp 1 Triliun yang disyaratkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membentuk spin of bank umum syariah tersebut.

“Walaupun OJK membatasi sampai 2020, namun kita tetap berusaha 2019 dapat direalisasikan. Apalagi Pemprov Jatim sudah tidak ada tanggungan. Diupayakan syarat pendirian BUS dengan dana setor Rp 1 triliun sudah ada di awal 2019, dengan dana setor Rp 1,2 triliun,” tegas Anik.

Anik melanjutkan, sebenarnya ada solusi untuk memenuhi syarat penyertaan modal tanpa membebani keuangan daerah. Solusi itu adalah dengan menyicil dana penyertaan modal selama lima tahun atau Rp 100 Miliar per tahun. Namun sayangnya, opsi itu ditolak oleh OJK, karena OJK mensyaratkan dana penyertaan modal disetor sekaligus.

“Kalau dibilang penting, ya penting juga Bank Jatim Syariah. Namun kalau dibilang mendesak, ya tidak juga. Karena masih ada prioritas di bidang pembangunan. Semoga Gubernur baru nanti bisa mencari solusi untuk merealisasikan spin off Bank Jatim Syariah,” imbuh Anik.

Gubernur Jatim, H Soekarwo mengatakan, pembahasan APBD murni 2019 dimungkinkan untuk memasukan anggaran Rp 500 miliar untuk spin off BUS. Karena di APBD 2019 sudah tidak lagi dibebani dengan anggaran Pilgub. Jadi dimungkinkan BUS Bank Jatim bisa terealisasi pada 2019. “Saya optimistis pada 2019 BUS Bank Jatim bisa terealisasi. Apalagi masyarakat Jatim sudah menunggu kehadiran BUS. Dan yang terpenting di APBD 2019 sudah tidak terbebani dengan urusan Pilgub,” tegasnya.