Khofifah Komitmen Bangun Sektor Pertanian dan Perbaiki Irigasi

GRESIK (suarakawan.com) – Setelah mendapatkan dukungan dari HKTI Jatim, kini pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto Dardak mendapatkan dukungan massive dari Asosiasi Pedagang Pajalih (Padi, Jagung dan Kedelai).

Para anggota APP Jatim tersebut bergerilnya di Jawa Timur guna menyosialisasikan pasangan Khofifah – Emil dengan berbagai cara. Termasuk mengadakan pasar murah dan juga gerakan menyukseskan Khofifah Emil.

Senin (11/6) saat buka bersama APP juga mengumpulkan gapoktan se Gresik di Desa Kawistowindhu Gresik untuk silaturahmi dan buka bersama dengan cagub Khofifah. Juga hadir dalam forum tersebut jajaran Barisan Relawan Jokowi Presiden, termasuk Ketua DPW Bara JP, Gianto.

Ketua APP Gresik Muhammad Hamzah Takim, mengatakan support APP penuh diberikan untuk Khofifah atas instruksi APP nasional di pusat. Selain itu, mereka di Jawa Timur juga sudah sepaham dan mendukung yang dikomitmenkan Khofifah untuk memajukan pertanian.

“Alasan utamanya, kami sejalan dengan visi beliau yang kuat ingin mengangkat kemiskinan, dan kedua beliau juga bertekad untuk membangun pertanian Jatim, dan itu sangat kami dukung,” kata Hamzah.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa di Gresik sendiri ada sebanyak 350 anggota APP yang sudah bergerak di wilayah masing-masing untuk menyukseskan Khofifah Emil. Mereka memiliki tekad agar Khofifah-Emil bisa menang dan memimpin Jawa Timur lima tahun ke depan.

Lebih lanjut Khofifah mengaku senang dengan adanya dukungan dari APP. Dan menurut mantan Menteri Sosial ini, kegiatan dukungan itu adalah follow up dari deklarasi APP untuk Khofifah-Emil sebulan yang lalu.

“Sebulan lalu APP memang sudah datang ke kami untuk berkomitmen mendekatkan penyapaan untuk Khofifah Emil. Dan semakin ke pinggir begini saya semakin senang, agar informasi dan sosialisasi tidak diterima hanya yang di kota saja,” katanya.

Dikatakan Khofifah, untuk bisa memajukan pertanian khususnya Pajalih, dirinya dan Emil sudah merumuskan program. Khususnya untuk bisa mendongkrak produktivias perrtanian dan menyejahterakan petaninya.

“Masalah yang banyak dihadapi petani adalah persoalan irigasi. Maka kami berkomitmen untuk memperbanyak sudetan di sungai besar termasuk Bengawan Solo dan Kali Lamong agar bisa menyentuh ke sawah-sawah petani,” ucap Khofifah.

Minimal ada empat sudetan di Bengawan Solo yang akan dibuat Khofifah jika kelak dipercaya memimpin Jatim. Begitu juga dengan Kali Lamong. Agar petani tak lagi merasa perlu membuat sumur bor di tengah sawah.

Selain itu juga akan dilakukan revitalisasi bendungan dan pengerukan waduk di berbagai titik di Jatim agar bisa efektif fungsinya sebagai sarana irigasi.

“Berikutnya juga untuk penyediaan pupuk. Kami akan mengupayakan pupuk subsidi yang tersalurkan ke petani itu tepat sasaran dan sesyai kebutuhan,” kata mantan Kepala BKKBN ini. (aca/rur)