Kerusuhan di Perancis Diwarnai Aksi Penembakan, 1 Tewas, 11 Terluka

Paris (Suarakawan.com) – Beberapa waktu belakangan, negeri mode, Perancis diguncang serentetan aksi kerusuhan yang dipicu demonstrasi kelompok rompi kuning. Di tengah situasi kacau itu, Perancis juga diguncang aksi penembakan. Sedikitnya 2 orang tewas dan 11 lainnya terluka dalam insiden penembakan di Strasbourg, kota di Prancis timur, Selasa (11/12/2018) malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Aparat keamanan mengatakan tersangka pelaku penembakan sedang diburu. Disebutkan dia dalam kondisi terluka setelah sempat terlibat baku tembak dengan aparat keamanan.

Pernyataan polisi tersebut dibenarkan oleh Kementerian Dalam Negeri, yang menggambarkannya sebagai insiden keamanan publik yang serius di kota tersebut dan meminta warga untuk tidak keluar rumah.

Penembakan dilaporkan terjadi di dekat pasar Natal di pusat kota, Place Kleber. Petugas keamanan telah menutup area dan layanan trem untuk sementara tidak dioperasikan.

Sebagaimana dilaporkan stasiun televisi BFM TV, tersangka melarikan diri dari apartemennya ketika polisi menggeledahnya dalam penyelidikan kasus perampokan. Sejumlah granat ditemukan dalam razia itu.

Emmanuel Foulon, dari bagian media Parlemen Eropa mengatakan, ada kepanikan di pusat kota menyusul suara tembakan dan bahwa polisi dengan senjata berlarian di jalan-jalan.

Wakil wali kota Strasbourg, Alain Fontanel mengatakan, Penembakan di pusat kota Strasbourg. Ia mengucapkan terima kasih kepada warga yang tidak keluar rumah, sementara aparat mencari tahu apa yang terjadi.(dtc/ziz)