Kerugian Gempa Lombok Tembus Rp 10 Triliun

Tidak ada komentar 71 views

Lombok (Suarakawan.com) – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak akhir Agustus hingga awal September 2018 mengakibatkan kerugian hingga Rp 10 triliun

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei mengatakan, total kerugian akibat kerusakan per 5 September 2018 tersebut diakumulasi dari tujuh wilayah, yakni Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah.

“Lombok Utara jumlah kerusakan mencapai Rp 3,1 triliun, Lombok Timur Rp 607 miliar, Sumbawa Barat Rp 689 miliar, Sumbawa Rp 379 miliar. Lalu, ada Mataram Rp 750 miliar, Mataram Rp 3,59 triliun dan Lombok Tengah Rp 929 miliar,” papar dia di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (10/9/2018).

“Jadi total nilai kerusakan mencapai Rp 10 triliun. Lalu jumlah kerugian sekitar 2 triliun, dan membutuhkan dana sekitar 8 triliun,” imbuh dia.

Lebih lanjut, ia memaparkan gempa yang terjadi sepanjang 29 Agustus hingga 9 September kemarin mencapai 2.036 kejadian. Dari kejadian tersebut, korban meninggal dunia mencapai 564 jiwa dan korban luka sebanyak 1.584 jiwa.

Selain itu, rumah rusak berat ada sebanyak 167.961 unit. Pemerintah pun menyalurkan dana pemulihan sebanyak Rp 50 juta per unit untuk pembenahan.

“Sebanyak 214 infrastruktur terdampak. Persentase kerusakan 8% jembatan, paling besar 44% adalah spam ipal irigasi,” ungkap dia.

Untuk itu, pemerintah giat memberikan bantuan dengan menurunkan 3.000 personel dari berbagai kementerian dan lembaga untuk kembali membenahi daerah yang terkena dampak gempa.(dtc/ziz)