Kebakaran Lahan Gunung Wilis Ludeskan 25 Hektare

Tidak ada komentar 117 views

Kediri (Suarakawan.com) – Kebakaran yang melanda Gunung WIlis terus meluas. Hingga kini, sedikitnya 25 hektare hamparan ilalang dan dataran hijau di Gunung Wilis telah gosong disapu api. kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (8/9/2018) itu belum padam hingga kini.

Kepala Adm Perhutani Kediri, Ratmanto mengatakan, kebakaran terjadi di wilayah Gunumg Wilis, tepatnya di petak 54 A, RPH Salam Judeg, BKPH Pace, KPH Kediri. Lokasi itu masuk pada wilayah administrasi Dusun Salam Judeg, Desa Blongko, Kecamatan Ngetos, Nganjuk.

“Benar, telah terjadi kebakaran area illalang di Gunung Wilis, masuk wilayah Nganjuk, anggota dibantu pihak terkait telah memonitor dan terus melakukan upaya pemadaman,” ucap Ratmanto, Senin (10/9/2018).

Api diketahui muncul sejak hari Sabtu pukul 10.00 WIB. Luasan api mencapai 25 hektare. Hingga Minggu (9/9/2018) malam, api masih berkobar dan belum bisa dipadamkan. Hal itu akibat lokasi terjal dan material kebakaran berupa ilalang dan tumbuhan bawah lain dengan kondisi sangat kering dan tebal disertai angin yang sangat kencang.

“Sampai dengan tadi Minggu (9/9/2018) malam tadi api masih berkobar, material kebakaran berupa ilalang dan tumbuhan bawah lain dengan kondisi sangat kering dan tebal disertai angin yang sangat kencang membuat api sulit dipadamkan,” imbuh Ratmanto.

Upaya pemadaman dilakukan dengan membuat ilaran api sebagai sekat bakar. Tidak bisa dilakukan pemadaman secara langsung karena tiupan angin kencang dan medan terjal. Disinggung mengenai penyebab kebakaran, Ratmanto mengaku api dapat muncul dan dipicu oleh beberapa hal, mulai dari sisa serpiham abu rokok dan bekas api unggun.

“Mohon doanya semoga api hari ini bisa dipadamkan. Petugas dibantu masyarakat dan instansi terkait terus berusaha kendati medan terjal dan curam,’ Pungkas Ratmanto.

Sebagai upaya aktif Perhutani Kediri menerjunkan personel sebanyak 29 anggota dan dibantu kurang lebih 50 orang masyarakat, LMDH Dusun Salam Judeg, Desa Blongko, Nganjuk.(dtc/ziz)