Kapolda Jatim Sampaikan Perkembangan Terkini Penanganan Jalan Ambles di Raya Gubeng Surabaya

Surabayaraya.com – Kepolisian Daerah Jawa Timur menyatakan berdasarkan hasil gelar perkara dan hasil olah tempat kejadian perkara disimpulkan bahwa amblesnya tanah di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, diduga kuat karena kesalahan teknis proyek perluasan Rumah Sakit Siloam.

Kapolda Jatim Bersama Wakapolda Jatim Didampingi Wakil Walikota Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya memberikan keterangan pers kepada awak media di TKP Amblesnya Jalan Raya Gubeng Surabaya.

“Tim menilai kesalahan teknis akibat pembangunan Rumah Sakit Siloam. Yang mana, membangun tiga lantai ke bawah (basement). Kami juga mendapat laporan, rencananya akan membangun mal dari 11 lantai dan tambahan 26 lantai,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hernawan di Surabaya, Kamis (20/12).

Irjen Pol Luki mengatakan, dengan informasi tambahan tersebut, kepolisian akan melakukan pendalaman, salah satunya terkait perizinan. Selain pemeriksaan terhadap kontraktornya, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap korporasinya

“Dan mungkin nanti ada undang-undang, masalah bangunan, masalah konstruksi, mungkin nanti akan kita perdalam lagi,” ujarnya.

Untuk proses penyidikan lebih lanjut, Polda Jatim menunjuk Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto sebagai ketua tim tersebut.

Selain itu, Kapolda juga memerintahkan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan bersama Pemerintah Kota Surabaya untuk segera melakukan perbaikan.

“Ini kami akan segera melakukan yang penting masalah `recovery`, karena apa? Kita akan menyelamatkan, ada dua gedung, yaitu BNI dan salah satu toko,” ucapnya.

Menurut Kapolda Jatim, yang paling penting adalah segera memperbaiki Jalan Raya Gubeng agar masyarakat dapat menggunakannya kembali.

Seperti yang diketahhui bahwa, Jalan Raya Gubeng, Surabaya, tepatnya di sekitar gedung RS Siloam ambles sedalam kurang lebih 10 meter pada Selasa (19/12) malam.

Amblesnya jalan tersebut menyisakan lubang yang menganga dengan panjang kurang lebih 30 meter, dan lebar kurang lebih 15 meter.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini meninjau lokasi amblesnya jalan Gubeng, Surabaya, Kamis (20/12/2018).

Tri Rismaharini juga datang ke kantor Harian Kompas yang berada tak jauh dari lokasi amblesnya jalan Gubeng untuk membahas persoalan ini bersama Kapolda Jatim, Wakapolda Jatim, Kapolrestabes Surabaya, dan sejumlah OPD Pemerintah Kota Surabaya.

Wali Kota Risma terlihat menggunakan setelan sweater tebal warna coklat terang dan rok panjang warna hitam, bersepatu memasuki salah satu ruangan di lantai satu. Di sana para bejabat sudah berkumpul.

M Fikser, Humas Pemkot Surabaya menjelaskan kondisi Wali Kota Risma sedang sakit di bagian kaki, setelah sidak banjir beberapa waktu lalu.***day

Sumber : Polrestabes Surabaya