Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang Jayapura Jadi 92, 75 Orang Dinyatakan Hilang

Jayapura (Suarakawan.com) – Jumlah korban tewas akibat bencana banjir bandang di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua bertambah menjadi 92 orang. Selain itu, terdapat 75 orang yang dinyatakan hilang.

“Jumlah korban meninggal berjumlah 92 orang, luka ringan 75 orang, luka berat 84 orang dan orang yang masih dikabarkan hilang 75 orang,” kata Kepala Penerangan Kodam XVII Cendrawasih, Kolonel Inf M Aidi melalui rilis yang dikeluarkan Penerangan Kodam XVII Cendrawasih, Selasa (19/3/2019).

Aidi menegaskan, untuk melalukan evakuasi dan relokasi, sebanyak 1.908 orang tim relawan terdiri dari unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan pemerintah daerah serta tim relawan lainnya diterjunkan.

“Kendaraan motor trail 5 unit, ambulancs 8 unit, mobil double cabin 6 unit, truk 6 unit, sekoci 2 unit, truk MPS 2 unit, dump truck 2 unit dan alat berat 12 unit, dikerahkan untuk melakukan evakuasi,” ujar dia.

Ia menambahkan, kini jumlah pengungsi telah bertambah menjadi 8.507 orang, yang berada di Kantor Bupati 1.391 orang, sekolah SIL Sentani 1.000 orang, sekolah HIS Sentani 600 orang, Bintang Timur Sentani 600 orang, Perumahan Gajah Mada 1.450 orang, Doyo lama (gereja advent) 1.203 orang. Kemudian, Asrama Himles 50 orang, panti jompo 23 orang, Permata Hijau 120 orang, Rindam XVII/Cen 220 orang, Netar (depan gereja) 43 orang, Kompi D Yonif RK 751/VJS 108 orang, Puspenka 123 orang, Yayasan Abdi Nusantara 900 orang, Kertosaro Kp Mulia 60 orang, Sabron Yere 45 orang, dan BTN Efata 121 orang.

“Adapun data kerugian material yakni rumah terendam 211 unit, rumah pemukiman rusak berat 370 rumah, jembatan rusak berat 4 unit, drainase rusak berat 8 volume, jalan rusak berat 4 ruas, gereja rusak berat 2 unit, masjid rusak berat 1 unit, sekolah rusak berat 8 unit, ruko rusak berat 104 unit, pasar rusak berat 1 unit, mobil terendam 6 unit dan motor terendam 20 unit,” kata dia.(kcm/ziz)

Tag: