Juli 2018, Neraca Perdagangaan Jatim Defisit 960 Juta Dollar AS

Surabaya (suarakawan.com) – Juli 2018, nilai neraca perdagangan Jawa Timur mengalami defisit sebesar 960 juta dollar AS. Neraca perdagangan Jawa Timur defisit karena pada akhir Juni 2018 ada momen Lebaran yang liburnya terlalu panjang, sehingga aktifitas perdagangan luar negeri agak terganggu.

“Hal ini disebabkan juga karena adanya selisih perdagangan yang negatif pada sektor nonmigas maupun migas, sehingga secara agregat menjadi defisit,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono.

Sektor nonmigas mengalami defisit sebesar 519,94 juta dollar AS dikarenakan ekspor nonmigas pada Juli 2018 mencapai 1,80 miliar dollar AS Impor nonmigas Juli 2018 mencapai 2,32 miliar dollar AS. Sebaliknya, sektor migas juga mengalami defisit sebesar 440,07 juta dollar AS dikarenakan ekspor migas Juli 2018 mencapai 73,80 juta dollar AS sedangkan impornya migas Juli 2018 mencapai 513,87 juta dollar AS.

Secara kumulatif selama Januari-Juli 2018 neraca perdagangan Jawa Timur juga masih tetap defisit sebesar 3,02 miliar dollar AS dikarenakan ekspor 11,693 miliar dollar AS dan sedangkan impornya 14,712 miliar dollar AS.

Kemudian sektor nonmigas mengalami defisit sebesar 0,98 miliar dollar AS dikarenakan ekspor nonmigas ekspor 701,034 juta dollar AS impor nonmigas sebesar 2,739 miliar dollar. Sementara sektor migas defisit sebesar 2,04 miliar dollar AS karena ekspor sebvesar 10,991 miliar dollar AS dan impor 11,972 miliar dollar AS. (kj/gus)