Jembatan Widang-Babat Resmi Beroperasi Kembali

Tidak ada komentar 81 views

TUBAN (suarakawan.com) – Pasca ambruk pada April lalu, Jembatan Widang-Babat resmi dibuka kembali untuk umum. Pembukaan jembatan widang pascadirenovasi ini disaksikan langsung Gubernur Jatim, Soekarwo, Rabu (6/6/2018).

Gubernur Jatim Soekarwo didampingi pejabat PUPR, Dinas Perhubungan Jatim, Bupati Tuban Fathul Huda turun langsung ke jembatan untuk melihat kondisi jembatan pascadiperbaiki dan dilakukan uji coba getaran.

Saat berada di atas jembatan, Pakde Karwo juga menegaskan jika kendaraan yang diperbolehkan melintas adalah yang bebannya rata-rata 40 ton saja.

“Jangan sampai kendaraan itu melintas berjajar,” pesannya.

Di lokasi bekas bentangan yang ambruk itu juga diberi tanda warna kuning untuk yang berarti kendaraan tidak boleh berhenti dan lebih berhati-hati. Bahkan di lajur jalan kini diberi tanda berupa tulisan khusus untuk lajur truk dan bus.

“Ini Bina Marga sudah sesuai dengan perencanaan. 42 hari selesai. Jembatan ini sudah diperbaiki dan dilakukan tes. Rata-rata yang diperbolehkan adalah 40 ton ya. Yang kuning tadi itu tidak boleh berhenti,” terangnya.

Ditambahkan Pakde Karwo, karena tidak ada alat yang dipasang untuk memantau tonase dan jembatan timbang juga belum dibuka kembali, maka Kementerian PU dan Dinas Perhubungan nantinya diharapkan untuk berkoordinasi agar dapat memastikan jembatan ini tidak kembali rusak.

“Alat yang menghitung beban ini kan tidak ada, jembatan timbang. Ya nanti biar pak Menteri PU yang menyampaikan ke Menteri Perhubungan. Ya kalau tidak ada yang memelihara jembatan ya akan jebol dan jalan jalan akan rusak kembali karena tidak ada yang bisa hitung berapa tonnya,” lanjutnya.

Tiap dua minggu sekali, Jembatan Widang juga masih melalui proses pengecekan oleh tim Bina Marga Jatim agar bila ditemukan perubahan maka bisa segera diketahui. Proses monitoring sendiri rencananya akan dilakukan secara rutin hingga akhir tahun ini.(dtc/rur)