Ini Tiga Titik Rawan Macet Saat Mudik Lebaran

Tidak ada komentar 124 views

JAKARTA (suarakawan.com) – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut tiga titik rawan macet saat mudik lebaran 2018, yakni persimpangan Pantura dan Pansela, jembatan Kali Kuto, dan jalur alih tol dari operasional ke fungsional.

“Di persimpangan Pantura dan Pansela ini kalau tidak dikasih aba-aba akan bablas dan nanti macet jadi satu poros,” ujar Moeldoko di kantor staf kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/6).

Pihaknya mengklaim telah menyiapkan pengumuman melalui papan penunjuk elektronik agar pemudik dapat memilih untuk melintasi jalur Pantura atau Pansela.

Sementara pada titik macet di jembatan Kali Kuto, kata dia, baru dapat diantisipasi H-2 lebaran pada 13 Juni mendatang.

“Bagi mereka yang lebih awal (mudik) mesti dikeluarkan sedikit kurang lebih 500 meter karena di situ jembatannya baru selesai H-2,” katanya.

Kemudian pada alih jalur tol dari operasional ke fungsional, kata dia, nantinya akan berpengaruh pada kecepatan kendaraan yang melintas. Namun hal itu justru membantu mengurai kemacetan pada jalur yang dilintasi pemudik.

“Ini dari kecepatan kurang lebih 100 kilometer per jam tahu-tahu 40 kilometer per jam, sehingga sangat mungkin terjadi perlambatan. Tapi ini enggak terlalu bahaya,” ucap Moeldoko.

Lebih lanjut mantan Panglima TNI ini menuturkan, para pemudik juga dapat mengakses laman daring yang memuat informasi tentang mudik di infomudik.go.id dari berbagai lembaga.

“Semua informasi tentang mudik ada, tinggal mencet itu. Nanti semua yang ingin memahami rute, posisi di mana sudah bisa dioperasionalkan,” katanya.

Puncak arus mudik Puncak mudik lebaran tahun ini diprediksi jatuh pada 8-9 Juni dan 12-13 Juni. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyarankan masyarakat untuk melakukan perjalanan ke kampung halaman pada dua hari di antara dua puncak arus mudik lebaran 2018 tersebut.

“Kita sarankan mudik yang baik [adalah] tanggal 10 dan 11 Juni. Karena ada dua puncak arus mudik 8-9 Juni dan 12-13 Juni,” kata Budi di Mabes Polri Jakarta, Selasa (5/6).

Budi juga menyarankan agar masyarakat menghindari puncak arus balik dengan memberi jeda dua hari dengan akhir libur lebaran yakni pada 21-22 Juni. (cnn/rur)