Hut RI Ke 73, PKS Jatim Serukan Harmoni dalam Pesta Demokrasi

242 views

SURABAYA (Suarakawan.com) – Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jawa Timur memperingati Hari Kemerdekaan dengan menggelar Upacara Bendera di halaman Kantor DPW PKS di kawasan Gayungsari Barat Surabaya.

Upacara diikuti oleh jajaran pengurus, karyawan, serta masyarakat di sekitar kantor. Bertindak selalu Inspektur Upacara Ketua Umum DPW Arif Hari Setiawan.

Dalam amanatnya, Arif menyampaikan pesan Presiden PKS agar kader-kader PKS tidak menyia-nyiakan pengorbanan para pendiri bangsa yang telah mewariskan kemerdekaan dengan darah dan air mata. “Tugas kita adalah menunaikan janji-janji kemerdekaan yang telah mereka proklamasikan, yakni melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut serta dalam menjaga ketertiban dan kedamaian dunia,” ujar Arif, Jumat (17/8)

Arif melanjutkan bahwa bagi PKS, seluruh konsensus kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia yakni Pancasila, UUD ’45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, telah selesai disepakati bulat. “Saatnya kita membuktikan secara nyata dalam amal perbuatan kita, di keseharian kehidupan kita semua. Cinta tanah air bukan dengan kata-kata, tapi dengan kerja nyata. Saatnya kini kita berkarya, bukan hanya berkata-kata,” kata Arif dengan semangat.

Dalam kesempatan tersebut Arif juga menyampaikan tugas PKS menyongsong Pemilu 2019. “Ikhtiar terbaik telah ditunaikan, pena keputusan telah diangkat, dan tinta-tinta telah kering. Saatnya kita berhenti berdebat dan berbicara. Seluruh kader harus bergegas menyambut seruan kemenangan ini dengan hati, jiwa, dan raga,” ujar Arif.

Arif berpesan pula kepada seluruh kader agar membangun kampanye yang jujur, positif, dan kreatif. Tidak boleh ada kampanye yang menyebarkan berita bohong atau hoax. “Kebohongan harus kita lawan. Karena kebohongan hanya akan menghancurkan ikatan persaudaraan, pertemanan, dan menyulut konflik yang tidak perlu,” kata Arif mengingatkan.

Arif mengajak seluruh kader dan masyarakat Jawa Timur untuk membangun harmoni dalam menghadapi dan menjalankan pesta demokrasi. “Susah payah dan berdarah-darah para pendiri bangsa ini mewujudkan kemerdekaan kita. Kita harus pertahankan dengan terus menjaga harmoni antar sesama anak bangsa agar kedamaian selalu hadir dalam apapun aktivitas yang kita lakukan. Adu domba adalah cara licik penjajah yang harus kita buang jauh-jauh. Dan persatuan adalah modal utama kita membawa bangsa Indonesia menuju kejayaan,” pungkas Arif.

Ditemui wartawan seusai upacara, Arif menyampaikan kesiapan PKS Jatim dalam memasuki tahapan-tahapan pemilu. “Kami optimis bisa mencapai target 12 persen. Sebab semua mesin partai sudah berjalan. Termasuk mesin caleg yang sudah diputuskan oleh KPU melalui Daftar Calon Sementara. Semua sudah fix sehingga kita akan mulai pasang gigi tiga. Kegiatan sosialisasi kita tingkatkan frekuensi dan jumlahnya. Dan yang penting lebih kreatif,” jelas Arif.

Disinggung mengenai Pilpres, Arif menyatakan bersyukur bahwa PKS menjadi partai pengusung Prabowo Sandi. “Hubungan empat partai pengusung di Jatim sangat baik. Sudah komunikasi dan kita sedang menyusun tim pemenangan. Dalam waktu dekat akan kita umumkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan beberapa kegiatan PKS Jatim dalam bulan ini. Antara lain Penyembelihan dan Penyaluran Qurban, Lomba Baca Kitab Kuning, serta peluncuran Korps Medis PKS Jatim. (aca/rur)

Posting Terkait