Hut Ke 55. Golkar Jatim Siapkan Calon Penerus Pemimpinan Dari Kalangan Muda

45 views

 

SURABAYA (Suarakawan.com) – Usia 55 tahun bagi Partai Golkar merupakan usia yang sangat matang dalam berorganisasi dan patut disyukuri oleh DPD Partai Golkar Jatim. Terlebih perolehan kursi partai berlambang pohon beringin di DPRD Jatim meningkat menjadi 13 kursi dibanding hasil pemilu-pemilu sebelumnya yang bertahan di 11 kursi saja.

“Peringatan hari ulang tahun Golkar ke 55 tahun ini, kita maknai sebagai rasa syukur kepada Allah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa di usia yang ke 55 ini usia yang sangat matang, kematangan dalam berorganisasi, kita banyak merasakan berkah yang kita terima dari Tuhan,” ujar sekretaris DPD Partai Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak disela peringatan HUT ke 55 Partai Golkar di kantor DPD Partai Golkar Jatim, Minggu (20/10).

Selain bersyukur, lanjut pria yang juga menjabat wakil ketua DPRD Jatim di usia 55 tahun ini, pihaknya juga menyiapkan untuk tongkat estafet kepemimpinan ke depan khususnya calon-calon pemimpin Partai Golkar maupun calon pemimpin di masyarakat dari kalangan yang muda-muda.
“Karena ini masa transisi, ke depan saya yakin pikiran-pikiran ini tentu sama dengan pikiran yang ada di pusat, bahwa kita mulai menyiapkan sumber daya manusia leadership kepemimpinan generasi yang akan datang,” jelas Sahat Tua Simanjuntak.

Bentuk nyata mempersiapkan kepemimpinan dari generasi muda salah satuya adalah dengan menunjuk ketua panitia pelaksana HUT Golkar ke 55 dari kalangan muda yakni Pranaya Yudha anggota DPRD Jatim dua periode sekaligus sebagai ketua DPD AMPI Jatim.
“Kami mohon dukungan kepada seluruh rakyat Jatim bahwa Partai Golkar ke depan semakin baik dan bisa meningkatkkan perolehan kursinya di 2024 yang akan datag maupun di pilkada serentak yang akan kita hadapi di tahun 2020” harap politisi yang tinggal di Surabaya ini.

Diakui Sahat, persiapan menghadapi Pilkada Serentak 2020 di 19 kabupaten/kota di Jatim sudah mulai dilakukan Partai Golkar Jatim dengan melakukan sosialisasi beberapa calon yang potensial. Seperti di Malang, Tuban, Kota Surabaya, Lamongan, Banyuwangi dan juga di beberapa kabupaten/kota yang lain.

“Kita masih menunggu juklak dan juknis dari DPP. Tapi sosialisasi sudah dilakukan dengan beberapa figur yang akan kita harapkan biisakah mendapatkan rekomendasi pusat, sudah melakukan pendekatan-pendekatan dan komunikasi komunikasi politik baik dengan mesin politik di tingkat kabupaten/kota maupun komunikasi dengan DPD provinsi,” ungkap Sahat.

Dari 19 Pilkada serentak 2020, DPD Partai Golkar Jatim memasang target yang lebih realistis dan pertimbangan yang matang, paling tidak kita berharap 6 kabupaten, kita bisa mewarnai peroleh kemenangan. “Paling tidak seperti Kota Surabaya, Kab Malang, kab Lamongan, Kab Banyuwangi, Kab Tuban, dan Kota Pasuruan kita bisa realistis menang,” jelas Sahat Tua Simaanjuntak.

Faktor yang dapat mempengaruhi kemenangan di Pilkada serentak itu, kata Sahat ada banyak faktor bukan hanya persoalan kapasitas, kualitas dan popularitas calon yang diusung Partai Golkar tapi logistik itu juga sangat menentukan di Pilkada. “Karena itu kita akan tetap mengandalkan hasil survey dan keputusan DPP Partai Golkar,” tegas Sahat. (Aca)

Posting Terkait