Gadai Untuk Kebutuhan Anak Sekolah Naik 1,23 Persen

SURABAYA (suarakawan.com) – Tahun ajaran baru 2018/2019 membawa berkah bagi PT Pegadaian Dinoyo, Surabaya. BUMN khusus gadai ini mencatat ada kenaikan orang menggadaikan barang untuk kebutuhan anak sekolah.

Pimpinan Cabang (Pinca) PT Pegadaian Cabang Dinoyo, Surabaya Widha Sapitri mengatakan, sesuai dengan data perkembangan gadai, masa pendaftaran sekolah mengalami kenaikan. Bulan Mei-Juni 2018, orang menggadekan barang untuk kebutuhan lebaran sebesar 10 persen, kemudian Juni-Juli konsumen yang menggadaikan barang naik sebesar 1,23 persen dari bulan Mei-Juni 2018.

“Ada kenaikan 1,23 persen dari bulan Mei-Juni. Itu (kenaikan) berkaitan dengan tahun ajaran baru untuk kebutuhan sekolah,” katanya, di Surabaya, Kamis (2/8).

Sapitri mengatakan, barang-barang yang digadaikan dari bermacam-macam jenis, tetapi data menyebutkan kalau konsumen kebanyakan menggadaikan emas. Konsumen lebih percaya kepada Pegadaian, karena kelebihan Pegadaian bisa diambil sewaktu-waktu selama masuk kerja tergantung jenis gadai yang ditransaksikan.

Peningkatan orang gadai disebabkan kesadaran masyarakat semakin besar untuk mengenal Pegadaian. Apalagi, selama ini Pegadaian terus mengadakan publikasi untuk mengedukasi masyarakat dan menggunakan jasanya. “Kita memakai strategi pendekatan secara langsung, kita publikaskan mulai RT/RW hingga instansi. Kita lakukan edukasi apa itu Pegadaian,” tuturnya.

Bahkan, Pegadaian juga sering mengadakan event-event untuk mengangkat citra Pegadaian, seperti event Piala Dunia, Pegadaian mengadakan nonton bareng dan festival bola. Dari kegiatan-kegiatan itu, Pegadaian mulai merasakan hasilnya dengan pendapatan omzet yang mencapai Rp 223 miliar dari Januari hingga Juli 2018.

“Pendapatan ini hanya KCA (Kredit Cepat Aman) saja. Kalau omzet all prodak kita sudah 80 persen, pendapatan s ekarang Rp238 miliar dari target Rp314 miliar,” ungkap Sapitri.

Gadai

Related Post