Fraksi Demokrat Jatim Dukung Dan Kawal Pembangunan Museum SBY Di Pacitan

40 views

 

SURABAYA (Suarakawan.com) Pembangunan Museum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapatkan atensi dari Partai Demokrat. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Jatim berkomitmen mengawal rencana tersebut melalui kursi legislatif.

Ketua Fraksi Demokrat di DPRD Jatim, Sri Subiati menjelaskan hal senada. “Prinsipnya, Fraksi Demokrat di DPRD akan mendukung,” katanya Sri Subianti di DPRD Jatim, Jumat (20/9).

Tidak menutup kemungkinan, anggaran pembangunan tersebut bersumber dari APBD. “Bisa saja masuk APBD. Namun, hal ini masih harus dibicarakan dengan para pimpinan dewan serta para pimpinan fraksi yang lain termasuk bersama pemerintah,” katanya.

Pihaknya optimistis pembangunan museum dapat menjadi pengungkit ekonomi di Pacitan dan Jatim secara umum. “Hal ini menjadi pengungkit ekonomi. Termasuk, menguatkan identitas Pacitan sebagai kota kota wisata,” pungkas Anggota Dewan dari Dapil Jatim IX yang membawahi Pacitan dan sekitarnya ini.

Mengutip sejumlah informasi, pembangunan museum SBY sejak lama diwacanakan. Berbagai proses perencanaan dilakukan, di antaranya dengan pencarian lokasi dan penyusunan detail engineering design (DED).

Rencananya, Museum ini akan berada di kawasan Pantai Pancer Door, Pacitan. Museum ini diestimasikan berada di lahan seluas 10 hektar.

Sekretaris DPD Demokrat Jatim, Renville Antonio mengatakan bahwa pembangunan Museum tersebut menjadi penting. Sebab, hal ini menjadi aspirasi masyarakat. “Bapak SBY adalah Presiden keenam RI. Masyarakat masih begitu mendambakan figur beliau. Oleh karena itu, tentu hal ini perlu mendapat apresiasi dan atensi dari pemerintah.” katanya.

Nantinya, di dalam museum tersebut akan diisi dengan berbagai pernik tentang SBY. Mulai dari perjalanan pendidikan, jenjang karier, hingga cerita saat menjadi presiden. “Masyarakat menginginkan ada jejak success story Pak SBY. Mudali dari anak kampung Pacitan terbiasa tidur di kamar seluas 1×2,5 meter,” katanya.

“Termasuk, cerita bagaimana sekolah beliau yang ditempuh dengan berjalan kaki. Kemudian, jenjang pendidikan di Taruna Akabri. Hingga akhirnya menjadi menteri, Ketua Partai, dan kemudian menjadi presiden,” jelas Renville.

Masyarakat diharapkan dapat menauladani jalan cerita SBY. ” Masyarakat ingin mengetahui dan belajar tentang itu. Ini semua tentang SBY. Prestasi, termasuk hubungan cinta dengan Ibu Ani Yudhoyono,” katanya.

Renville menyebut saat ini proses perencanaan masih terus berjalan. “Sampai saat ini belum ada wadahnya, namun proses perencanaan terus bergerak,” katanya. (aca)

Posting Terkait