FPKB Tetap Setia NU Dan Perjuangkan Kepentingan Umat

181 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Sebanyak 25 orang anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jatim masa bhakti 2019-2024 yang baru saja dilantik diajak DPW PKB Jatim sowan ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim di kantor PWNU Jatim jalan Masjid Al Akbar Surabaya, Selasa (3/9) sore.

“Sebuah keharusan FPKB yang lahirnya dibidani oleh NU, sebelum kami para anggota FPKB melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai anggota legislatif untuk ta’aruf guna memohon do’a restu dan sekaligus diba’iat, agar kita melaksanakan amanah dengan baik sesuai kaidah2 Islam Aslussunnah Waljamaah, patuh manut kyai serta siap mengawal kepentingan NU, kepentingan umat Islam dan kepentingan bangsa dan negara,”ujar Anggota Fraksi PKB Jatim, Anik Maslacha di Surabaya, Rabu (4/9).

Menurut, Anik jabatan DPRD Jatim adalah wasilah untuk bisa berbuat dan bermanfaat bagi ummat. Hal ini sesuai denga plat form PKB hasil keputusan muktamar beberapa hari lalu di Bali yaitu “melayani ibu pertiwi”. Karenanya selain sumpah jabatan oleh negara, ba’iat oleh Kyai amat penting sebagai penguat batin untuk menjadi pelayan umat.

Rombongan langsung dipimpin oleh Bpk. Halim Iskandar selaku ketua DPW PKB jatim yg di dampingi ketua Dewan Syuro PKB (KH.Mukhsin Ghozali) dan langsung diterima oleh Ketua tanfidza PWNU Jatim (KH. marzuki Mustamar) didampingi Prof.Muzakki (sekretaris pwnu) ,wakil rois syuriah KH Abdul Matin DJawahir yg sekaligus memimpin ba’iat serta puluhan para kyai pengurus NU jatim.

Dalam sambutanya KH Marzuki menyambut baik kehadiran seluruh anggota FPKB Jatim, PKB ini anak dari NU yang paling sholeh, ba’iat tidak hanya dilakukan untuk legislatif PKB di provinsi saja, namun sebelumnya juga dilakukan untuk seluruh FPKB kabupaten/kota sejatim dan akan dilanjutkan dengan PKPNU (pelatihan kader penggerak NU).

Selain itu KH Marzuki berpesan agar seluruh kader PKB di legislatif diperintah ataupun tidak tetap berkomitmen apapun yang menjadi kepentingan NU, meminta kader PKB untuk tidak mo limo istilah jawa (madon,mabuk,main , maling,madat), bila ada agar di PAW. (aca)

Posting Terkait