FGD Bertajuk “Pemilu Serentak dan Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilu”

Hupmas, Tulungagung – Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FSIH), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung selenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Pemilu Serentak Tahun 2019 dan Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilu di Mahkamah Konstitusi”.

Bertempat di Hotel Crown Victoria, Jalan Supriadi No. 41 Tulungagung, FGD berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu tanggal 15 sampai dengan 16 Maret 2019 dengan mengundang 38 KPU Kabupaten/Kota se-Wilayah Jawa Timur.

Acara dibuka langsung oleh Enny Nurbaningsih, selaku Hakim Konstitusi dengan menyampaikan pentingnya menata secara rapi data administrasi dan mendokumentasikannya.

“Penyelenggara harus tertib administrasi dan mendokumentasikan seluruh data secara rapi karena menjadi bagian dari alat bukti ketika terjadi permohonan sengketa,” jelas satu-satunya perempuan yang menjadi majelis hakim di Mahkamah Konstitusi tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan yaitu FGD bersama narasumber dari Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi, Guntur M. Hamzah, Tenaga Ahli Divisi Hukum Bawaslu RI, Sulistio, Anggota KPU Provinsi Jatim, Muhammad Arbayanto, dan Direktur Pusat Studi Konstitusi dan Otonomi Daerah IAIN Tulungagung, Dian Ferricha. (oct/guh/esar)