Fahri Hamzah Prediksi Jokowi Tak Bisa Berlaga di Pilpres 2019

JAKARTA (suarakawan.com) – Politikus Fahri Hamzah membuat analisa bahwa Presiden Joko Widodo tidak akan bisa mengikuti laga pemilihan presiden tahun 2019. Apa argumentasinya?

“Inilah salah satu alasan saya membuat analisa bahwa incumbent bisa tidak dapat tiket lagi karena begitu banyak hutang yang tak dipenuhi. Waspadalah dengan #HargaWaktu dan #JanjiJokowi, sebab publik tahu kemana harus menagih. Parpol dan caleg juga takut juga ditagih,”tulis Fahri di Twitter.

Fahri meminta publik untuk mendaftar semua janji-janji yang pernah disampaikan kepada Jokowi. Fahri mengkhawatirkan Jokowi tidak dapat menepati janji.

“Sekarang silahkan daftar seluruh janji Presiden @jokowi sebab apapun, inilah yang akan ditanyakan oleh publik apabila beliau maju lagi. Saya justru cemas apabila janjinya terlalu banyak yang tidak ditepati, maka bisa-bisa tiket pun bisa tidak dapatkan. #HargaWaktu #JanjiJokowi,” Fahri menambahkan.

Fahri meminta pendukung dan partai pengusung Jokowi untuk membuat antisipasi agar tidak menyesal.

“Ini bocoran untuk Jokower dan parpol pengusung. Cerna saja dengan baik. Antisipasi dengan persiapan yang baik. Sebab jika tidak nanti menyesal. Sebab ada banyak alasan tidak mencalonkan kembali Pak Jokowi dan salah satunya adalah hutang janji yang terlalu banyak. #HargaWaktu,” tulis Fahri.

Menurut analisa Fahri, pilpres yang akan datang akan banyak kejutan.

“Di antaranya, adalah incumbent nggak dapat tiket. Alasan pertama sudah saya ungkapkan soal terlalu banyak #HutangJanji yang tidak ditepati. Alasan kedua adalah adanya relawan sebagai boomerang. #RelawanSial,” tulis dia.

Tanggapan followers terhadap analisa Fahri beragam, yang intinya ada pro dan kontra.(ac/rur)