Dump Truk Batubara Terguling di Bandung, Jalan Raya Rancaekek-Majalaya Lumpuh

Bandung (Suarakawan.com) – Jalan Raya Rancaekek-Majalaya, Kabupaten Bandung lumpuh akibat terbuntu dump truk bermuatan batubara yang terguling, Selasa (27/11/2018).

Dump truk bermuatan batubara itu terguling di badan jalan yang berada di Jalan Raya Rancaekek-Majalaya tepatnya sebelum Perumahan Grand Ricon Rancaekek. Sejumlah anggota polisi dari Satlantas Polres Bandung dan Polsek Rancaekek melakukan pengaturan lalu lintas di jalan tersebut.

Kanit Patroli Satlantas Polres Bandung, Ipda Sugiharto mengatakan, dump truk bermuatan batubara asal Cirebon menuju Kawasan Industri Solokanjeruk terperosok di jalan itu sekitar Pukul 04.00 WIB dini hari.

“Dump truk pembawa batu bara terperosok terjadi kurang kebih Pukul 04.00 WIB,” kata Sugihharto.

Sugih mengungkapkan, dump truk tersebut berjalan dari arah Rancaekek menuju arah Majalaya. Tepat di TKP dump truk terperosok, sopir diduga mengantuk.

“Setelah kami meminta keterangan dari pengemudi, bahwa pengemudinya mengantuk,” ungkapnya.

Ia berujar, dump truk tersebut akan segera doevakuasi setelah muatan batubara dikeluarkan.

“Kami sedang koordinasi dengan pemiliknya (batubara). Batubara dikeluarkan dan dump truk tersebut akan dievakuasi menggunalan alat berat beco,” ujarnya.

Karena mengganggu arus lalu lintas, kendaraan besar berjenis truk dan bus dialihkan. Sementara kendaraan yang dapat melintas di jalan tersebut hanya kendaraan berjenus minubus dan angkutan umum.

“Cara Bertindak (CB) kami tetapkan kendaraan dari arah Dangdeur jangan ada kendaraan besar yang melintas. Begitu juga kendaraan dari arah Majalaya,” jelasnya.

Ia menambahkan, anggotanya sudah disiagakan di persimpangan Dangdeur Rancaekek dan perempatan Jalan Anyar Majalaya.

“Kendaraan besar sementara tidak dapat melintas dahulu, selain kendaraan kecil dan angkot,” tambahnya.

Pihaknya mengimbau agar berhati-hati saat melintasi jalan itu dan patuhi petunjuk dari petugas di lapangan. “Hindari jalur Rancaekek, utamakan keselamatan, bukan kecepatan dan menghargai pengguna jalan lain juga,” pungkasnya.(dtc/ziz)