Dua Warga Surabaya Ini Ciptakan Lagu Buat Jokowi – KH. Ma’ruf Amin

260 views

SURABAYA (Suarakawan.com) – Dukungan kepada pasangan Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin terus berdatangan dari berbagai kalangan. Seperti dua seniman asal Surabaya, yakni Djalal dan Hasto Yuwono yang menyatakan dukungannya melalui sebuah lagu.

Lagu yang berjudul ‘Pilihlah Join’ (Jokowi-Ma’ruf Amien) kini pun sudah viral diberbagai sosial media. Pasalnya, Djalal yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang pijat itu merupakan pandukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 silam.

Salah satu yang membuat pelantun lagu “Jandanya Ayu Ting-ting’ berubah pikiran untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf ini setelah melihat hasil kinerja Jokowi selama menjabat Presiden. Salah satunya terkait pembangunan infrastruktur yang kian maju selama dipimpin Jokowi.

“Dulu (Pilpres 2014) saya tidak tahu kinerja pak Jokowi. Tapi, empat tahun ini saya bisa merasakan kerja Pak Jokowi. Jalan-jalan bagus semua,” kata Djalal, di Surabaya, Kamis (16/8).

Djalal mengungkapkan, lirik lagu tersebut dibuat sesat setelah pengumuman pasangan Jokowi-Ma’ruf. Sementara untuk pembuatan video klip dilakukan sehari setalahnya di Kabupaten Kediri. Djalal juga menegaskan semua biaya pembuatan video klip itu murni melalui dana pribadi tanpa ada sumbang dari partai politik atau kelompok manapun.

“Semua biaya, saya dan mas Hasto urunan. Kami tidak menerima sumbangan dari siapapun,” ungkap seniman yang sempat heboh melalui lagu ‘Selama Jalan Jupe’ itu.

Sementara, Hasto Wardoyo menyatakan, lagu tersebut sebagai bentuk dukungan nyata kepada Jokowi-Ma’ruf. Apalagi, Hasto mengaku kalau dirinya sebagai pendukung fanatik mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Saya dari dulu memang suka sama pak Jokowi. Orangnya sederhana kerjanya hangus. Melalui lagu yang kami ciptakan ini semoga memberikan manfaat untuk kemenangan Pak Jokowi,” kata Hasto.

Untuk diketahui, sosok Djalal sendiri sudah tidak asing lagi bagi para politisi elit nasional. Sebagai seniman yang juga berprofesi sebagai tukang pijat, Djalan sudah memijat para politisi kawakan. Seperti, Fadli Zon, Setya Novanto, Idrus Marham, Zulkifli Hasan, Amran Sulaiman, Ryamizard Ryacudu. Bahak, almarhum Taufiq Kiemas dan almarhum Gus Dur juga pernah di pijat oleh Jalal. (aca/rur)

Posting Terkait