Buka Pabrik Baru di Banyuwangi, PT Inka Buka Lowongan 5.000 Pegawai

Banyuwangi (Suarakawan.com) – PT Industri Kereta Api (INKA) membuka lowongan pekerjaan bagi 5.000 orang untuk menggerakkan pabrik baru berorientasi ekspor di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, Banyuwangi. Pabrik baru ini bakal beroperasi akhir November ini.

“Sebagai syarat proses perizinan, kami melakukan sosialisasi pada masyarakat sekitar, bahwa di tempat ini akan didirikan pabrik kereta api,” kataSenior Manajer Humas, ‎Sekretariat, dan Protokoler PT INKA, Hartono, kemarin.

Hartono mengatakan pabrik ini nantinya akan lebih dikhususkan pada pembuatan kereta untuk kebutuhan ekspor.

“Selama ini pembuatan seluruh kereta dilakukan di Madiun. Dengan adanya pabrik di Banyuwangi, akan dikhususkan untuk produksi kereta ekspor,” kata Hartono. ‎

Saat ini kereta api INKA telah ekspor ke berbagai negara Asia, dan kini sedang proses negoisasi ekspor ke Thailand dan beberapa negara Afrika. ‎ ‎

Hartono menjelaskan, proses sosialisasi ini agar masyarakat nantinya diharapkan juga bisa terlibat di pabrik kereta api.

Menurut Hartono, nantinya untuk perekrutan tenaga kerja akan memprioritaskan penduduk sekitar.

“Tentu kami memprioritaskan masyarakat setempat untuk bekerja, dengan persyaratan yang telah ditentukan,” kata Hartono.

Hartono menjelaskan, di pabrik yang akan dibangun di ‎lahan seluas 84 hektar tersebut akan menyerap 5.000 tenaga kerja, dengan 70 persen tenaga kerja laki-laki.

“Kalau melihat pabrik di Madiun, kami membutuhkan 5.000 tenaga kerja,” katanya.

Hartono menjelaskan, selama ini proses pendirian tidak mengalami masalah berarti. Ini karena pabrik tersebut dibangun di lahan milik PTPN, sehingga tidak memiliki dampak sosial. Dalam hal ini PT INKA investasi sebesar Rp 1,6 triliun.

Menurut Hartono, lokasi pabrik ini sangat strategis. Dekat dengan pelabuhan barang Tanjung Wangi yang dikelola PT Pelindo III, yang nantinya akan sangat mendukung perusahaan dalam proses pengiriman produk jadi melalui laut, baik untuk ekspor maupun untuk kebutuhan dalam negeri di luar pulau Jawa.

Selain itu, juga berada dalam jalur jalan tol Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi) yang dijadwalkan selesai pada akhir 2019 mendatang.(kcm/ziz)