Buka KTT Ulama di Bogor, Ini Pesan Presiden Jokowi

Tidak ada komentar 67 views

BOGOR (suarakawan.com) – Presiden Joko Widodo membuka forum Konsultasi Tingkat Tinggi (KTT) Ulama se-dunia di Istana Bogor, Jawa Barat. Dalam pembukaan tersebut, Presiden Jokowi mengingatkan pentingnya menjaga keberagaman dan toleransi dalam satu bangsa.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan Indonesia sebagai negara yang majemuk terus mengedepankan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan Islam yang ‘rahmatan lil alamin’.

“Indonesia memiliki dasar negara Pancasila dan semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan anugerah Allah SWT yang harus kita jaga. Keberagaman menjadikan kita bangsa yang kuat,” kata Jokowi, Selasa 1 Mei 2018.

Dia mengatakan, sebagai negara majemuk, Indonesia tidak boleh lengah sedikit pun. Di hadapan para ulama, dia menuturkan bahwa dari Islam yang ‘rahmatan lil alamin’, masyarakat Indonesia mendapatkan pengajaran dan pengetahuan yang membawa keadilan sosial dan perdamaian abadi.

“Islam adalah agama yang bermuatan perdamaian untuk seluruh elemen di alam ssemesta. Kita, sebagai umat Islam harus menjadi teladan dalam mengembangkan persatuan, harus menjadi pemimpin dalam perdamaian dunia, sekaligus menjadi faktor kemajuan dunia,” imbuhnya.

Karenanya, di hadapan para ulama dunia, termasuk di antaranya Grand Sheikh Al Azhar Prof Dr Ahmed Muhammed Ahmed Eltayyeb, Presiden Jokowi memperkenalkan Indonesia sebagai negara demokrasi dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Para ulama berasal tak hanya dari negara di Timur Tengah, namun juga daru negara-negara Eropa, dan Amerika. Para ulama ini akan melakukan diskusi mengenai Wasatiyyat Islam hingga tiga hari ke depan.

Utusan Khusus Presiden Din Syamsuddin mengatakan usulan ini pertama kali diinisiasi oleh Indonesia. Din juga sangat optimistis konsep ala Indonesia ini bisa menjadi model dunia untuk menyelesaikan permasalahan global.(mtv/rur)