Bom Bunuh Diri di Surabaya jadi Sorotan Media Dunia

Tidak ada komentar 148 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Kabar tentang rentetan ledakan bom di tiga gereja di kota Surabaya pada Minggu pagi ini, menarik perhatian media asing. Insiden tersebut menewaskan 10 orang dan menyebabkan 41 lainnya luka-luka.

Tak lama pasca-insiden bom Surabaya, sejumlah media asing langsung memuat berita terkait.

Media asal Inggris, The Guardian, memuat laporan bertajuk “Indonesia Church Attacks: Two Dead After Bombs Target Sunday Masses” yang menyebut tiga ledakan terjadi berselang 10 menit di masing-masing lokasi, yang menurut beberapa saksi, pertama kali terdengar pada pukul 07.30 WIB.

Media arus utama lainnya asal Negeri Ratu Elizabeth II, Telegraph.co.uk, mengaitkan tragedi bom Surabaya dengan beberapa serangan kelompok ekstremis terhadap umat minoritas di Indonesia. Salah satu contoh kasus yang diangkat berita berjudul “Deadly Bomb Attacks Target Three Churches in Indonesia’s City of Surabaya” itu adalah penembakan terhadap seorang pria yang menyerang jemaat gereja di Sleman, Yogyakarta, dengan sebilah pedang pada Februari lalu.

Situs Express.co.uk yang mengutip dari kantor berita Associated Press mengangkat insiden bom Surabaya dalam artikel berjudul “Terror as Bombs Explode at Three Indonesian Churches Causing Multiple Fatalities”.

Melalui artikelnya, “Churches Targeted in Bomb Attack Across Indonesia City of Surabaya”, The Weekend Australia mengaitkan ledakan bom Surabaya dengan fakta bahwa Indonesia telah bergumul dengan militansi Islam dalam 15 tahun terakhir. Turut disinggung pula tentang beberapa serangan fatal, termasuk Bom Bali I tahun 2002 dengan korban tewas mencapai 202 orang, yang disebut sebagai serangan teror terburuk di Indonesia.

Situs 9news.com.au, menambahkan laporan berita dengan judul “Islamic State-Inspired Suicide Bombers Attack Three Indonesian Churches”, polisi mengimbau agar warga Surabaya tetap tenang dan waspada.

Di Amerika Serikat, situs Washington Post melaporkan berita ini dalam dua artikel berjudul serupa, “Indonesian Media: 3 Bomb Attacks Hit Three Churches in Surabaya”. Pertama, sekitar satu jam pasca-ledakan, dilaporkan setidaknya dua orang tewas dan 13 orang terluka. Adapun berita kedua, media yang berbasis di Washington DC itu melaporkan korban tewas mencapai delapan orang, dan menyebut penyidikan masih terus dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia.

Dua situs berita asal Singapura, The Straits Times dan Channel News Asia, masing-masing memuat berita bertajuk “At Least 10 killed, Dozens Injured in Suicide Bombings at Three Indonesia Churches” dan “Bomb Attacks at Three Churches in the Indonesian City of Surabaya”, keduanya sama-sama menyebut area di sekitar tiga lokasi kejadian ditutup dengan penjagaan ketat oleh polisi, dan warga diimbau menjauh hingga kondisi benar-benar aman.

Beberapa situs berita asing lainnya yang turut melaporkan berita bom Surabaya, di antaranya adalah DW.com dengan judul “Indonesia: Surabaya Church Attacks Leave Several Dead”, Xinhuanet.com mengambil tajuk “2 Killed in Suicide Bombing in Indonesian Church”, dan CNN.com, “At Least 9 Killed in 3 Church Explossions in Indonesia”. (lp6/rur)