Bertemu Masyarakat Di Bangkalan, KH. Ma’ruf Amin Mengaku Masih Keturunan Raja Madura

185 views

SURABAYA (Suarakawan.com) – Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin bertemu dengan ribuan tokoh masyarakat dan warga Bangkalan, Madura, Jumat (19/10). Pertemuan digelar di dua lokasi, salah satunya di Pesantren Hidayatulloh Al-Muhajirin, Arosbaya, Bangkalan.

KH Maruf datang didampingi istrinya, Nyai Hj Wury Estu Handayani dan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin. Di hadapan tokoh dan warga Bangkalan, KH Maruf menyatakan kecintaannya kepada Madura karena jika dirunut kebelakang masih memiliki garis keturunan darah Madura dari para tokoh dan raja di Madura pada masa silam.

“Saya keturunan Madura dari Kiai Demang Plakaran, Arosbaya, Bangkalan. Beliau mempunyai anak bernama Raden Kiai Pragalba. Lalu cucu beliau yang di Pamekasan kemudian diperistri Raja Sumedang Larang yang kemudian diberi gelar Nyai Ratu Harisbaya yang diambil dari Arosbaya. Dari sana kemudian lahir mbah-mbah saya,” ujar KH Maruf disambut tepuk tangan hadirin.

Kiai Demang sendiri, lanjut mantan rais aam PBNU merupakan salah seorang raja di Bangkalan. “Karena saya berdarah Madura, mana mungkin saya lupa Madura,” dalih cicit Syekh Nawawi Al Bantani, seorang ulama asal Banten yang pernah menjadi Imam Masjidil Haram Makkah itu.

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menyatakan, agenda KH Maruf Amin di Madura adalah wujud silaturahim awal. Ke depan, telah disiapkan sejumlah agenda lain untuk mengunjungi seluruh kabupaten di Madura.

“KH Maruf adalah ulama, dan pasti sangat memahami kultur di Madura yang sangat kental dengan budaya khas pesantren. Dengan silaturahim ini, kami makin yakin bisa memenangkan Pak Jokowi dan KH Maruf di Madura dan Jatim secara umum,” terang mantan Kapolda Jatim itu. (aca/rur)

Pilpres 2019

Posting Terkait