Bencana Kekeringan Landa 10 Kecamatan di Blora

96 views

Ilustrasi

Blora (Suarakawan.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora mengungkapkan data adanya 10 kecamatan dari total 16 kecamatan se-Kabupaten Blora yang telah melaporkan terjadinya kekeringan.

Kepala seksi kedaruratan dan logistik pada BPBD Blora, Handoko Suseno menjelaskan, sebelumnya 14 Kecamatan diprediksi akan mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Saat ini, 10 Kecamatan di antaranya yang telah melapor kekeringan.

“Ada 14 Kecamatan yang rawan terkena musibah kekeringan. Sekarang ada 10 Kecamatan yang sudah update (melapor) kekeringan. Kemungkinan masih akan ada update terus ke depannya,” kata Handoko, Selasa (25/6/2019).

10 Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Jati, Randublatung, Kedungtuban, Sambong, Jiken, Bogorejo, Blora, Banjarejo, Ngawen, dan Kunduran.

Sementara untuk penyaluran bantuan air bersih, Handoko menyebut BPBD masih belum akan merealisasikan. Sebab, menurutnya sebelum dilakukan droping air bersih memerlukan sejumlah tahapan yang saat ini sedang dilakukan.

“Saat ini baru monitoring dan proses diusulkan SK tanggap darurat, sekaligus sebagai persiapan administrasi, baru kemudian baru bisa dilakukan droping,” jelasnya.

Khusus menghadapi musibah kekeringan pada musim kemarau tahun ini, BPBD Blora telah menyiapkan sebanyak 1.100 tangki air bersih atau sekitar 5,5 juta liter air. Jika dibanding tahun sebelumnya, jumlah ini mengalami kenaikan dari yang hanya 500 tangki.(dtc/ziz)

Kekeringan

Posting Terkait