Bayu Airlangga Dan Emil Diusulkan Pimpin Demokrat Jatim

SURABAYA (Suarakawan.com) – Sejumlah kader potensial di internal Demokrat mulai mengemuka untuk menjadi Calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Jawa Timur.

Di antara beberapa nama tersebut adalah Bayu Airlangga, yang saat ini menjabat Wakil Sekretaris DPD Demokrat Jatim.

Dukungan di antaranya datang dari kader muda Demokrat, Dedy Irwansyah mengatakan kondisi partai Demokrat Jawa Timur saat ini memang membutuhkan figur yang kuat. Baik dari sisi ketokohan, efek elektoral, hingga kemampuan memanajemen partai.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan suara Demokrat di Jawa Timur yang pada pemilu 2019 sulit untuk naik secara signifikan.

Menurut Dedy, Bayu yang kini menjabat Ketua Muda Mudi Demokrat Jatim sekaligus Anggota DPRD Jatim terpilih 2019-2024, dinilai memiliki basis masa yang konkret.

Apalagi, Bayu juga merupakan menantu dari Soekarwo, Ketua DPD Demokrat Jatim saat ini yang juga pernah menjabat Gubernur Jatim dua periode.

Hal ini diharapkan dapat mengangkat citra parpol besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini. “Mas Bayu punya jaringan di internal yang cukup luas,” kata Dedy yang juga fungsionaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) asal Sidoarjo.

Selain Bayu, ada beberapa kader internal lainnya yang bisa saja didorong menjadi Ketua DPD Demokrat Jatim.

Di antaranya, Emil Elestianto Dardak yang kini menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur.
“Sosok Emil Dardak memiliki kapasitas yang cukup untuk membawa perubahan di tubuh partai ke depan, terlebih beliau adalah Wakil Gubernur Jawa Timur,” ujar Dedy.

Meskipun demikian, dibandingkan Bayu, Dedy melihat posisi Emil belum memiliki akar yang kuat di internal partai berlambang mercy ini.

Apabila dukungan pengurus di daerah terhadap Emil kurang kuat, maka sosok alternatifnya adalah Bayu Airlangga” imbuh Dedy.

Untuk diketahui, suksesi pucuk pimpinan Partai Demokrat di Jawa Timur masih akan berlangsung pada 2021 mendatang.

Namun, gonjang-ganjing soal figur yang akan melanjutkan kepemimpinan Soekarwo, Ketua DPD Demokrat Jatim mulai mengemuka akhir-akhir ini.

Apalagi, Pakde Karwo (sapaan Soekarwo) yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama Semen Indonesia diwajibkan untuk tak menjabat struktural di partai.

Sebelumnya, Pakde Karwo pun menyebut kriteria yang pantas menggantikan dirinya. Di antaranya adalah tokoh muda.

“Saat ini, menjadi momentum orang muda, anak muda. Sudah saatnya yang muda yang berkarya. Yang jelas, saya nggak mungkin terus (menjadi Ketua Partai). Ini menjadi tidak produktif lagi. Dengan perkembangan zaman dan lain sebagainya, regenerasi pasti. Tidak bisa dihindari,” kata Pakde Karwo ketika dikonfirmasi di Surabaya beberapa waktu lalu.

Terkait nama yang akan dipilih pihaknya, Pakde Karwo menyerahkan kepada pengurus yang akan memutuskan. ”

”Soal siapa (yang akan terpilih menjadi Ketua), itu ada mekanismenya. Yang pasti, partai juga akan mempertimbangkan aspirasi seluruh kader. DPC (Dewan Pimpinan Cabang) kan juga punya usulan,” kata pria yang pernah menjadi Gubernur Jatim dua periode ini. (aca)

 

Related Post