Amblasnya Jl Gubeng Surabaya, Polda Terapkan Lima UU

330 views

Surabaya (suarakawan.com) – Polda Jatim akan menerapkan lima Undang Undang untuk menjerat pelaku yang bertanggung jawab atas peristiwa amblesnya Jalan Raya Gubeng pada Selasa malam 18 Desember 2018 lalu.

Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, ada beberapa Undang Undang yang dikombinasikan dalam rangka merumuskan kelalaian yang menyebabkan kerugian negara.

“Kerugian fasilitas publik, kemudian jalan itu adalah jalan negara, dimana memang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Kabid Humas.

Lima Undang Undang tersebut antara lain, Undang Undang tentang Jalan tahun 2004, kemudian Undang Undang No 881 tentang Kitab Undang Undang Hukum Pidana, lalu Undang Undang no 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, dan Undang Undang no 8 tahun 2003 tentang Bangunan dan Gedung.

“Karena ada bangunan di situ, fasilitas negara, salah satunya adalah BNI, dan salah satu toko, memang bukan fasilitas negara, tapi gedung itu,” imbuhnya.

Polda Jatim akan segera menyerahkan laporan hasil penyelidikan intensif pada Kamis 20 Desember 2018 lalu, kepada sejumlah stakeholder yang berkepentingan atas peristiwa amblesnya Jalan Raya Gubeng.

“Ada PLN yang berkepentingan terhadap arus listrik dan fasilitas listrik, ada Balai Besar Jalan Negara yang berkepentingan dengan jalan itu, kemudian lainnya,” ujarnya. (kj/gus)

gubeng Polda Jatim

Posting Terkait