AKP Tri Basuki : Pancasila Mempunyai Makna yang Luar biasa

20 views

Polres Trenggalek – Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Dongko Polres Trenggalek mengikuti Upacara Bendera dalam rangka peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang bertempat di lapangan SMPN 1 Dongko. Selasa (1/10)

Perlu diketahui bersama bahwasanya peringatan hari kesaktian Pancasila pada 1 Oktober tahun ini mengambil tema, “Pancasila sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Maju dan Bahagia”.

Bertindak sebagai pejabat upacara kali ini semuanya dari personel Koramil 13 Dongko Kodim 0806 Trenggalek, diantaranya Danramil Dongko
Kapten Inf. Bambang subani selaku Inspektur upacara, Komandan Upacara Pelda Suyono, perwira upacara Serda Sahroni dan ajudan Kopda Sutikno.

Peserta upacara diikuti oleh peleton undangan dari Muspika Dongko bersama jajaran Kepala Sekolah se Kecamatan Dongko dan Kepala Dinas instansi, Kepala Desa se Kecamatan Dongko, tokoh masyarakat, 3 peleton PGRI serta 10 peleton siswa SMPN 1 Dongko.

Dari pelaksanaan upacara berlangsung khidmat dan lancar.

Ditemui usai kegiatan Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki menuturkan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan media refleksi untuk merenungkan bagaimana bangsa Indonesia saat ini menggunakan Pancasila untuk hidup berbangsa dan bernegara.

“Hal ini sangat penting khususnya bagi generasi muda, karena Pancasila sebagai dasar penguatan karakter bangsa menuju Indonesia maju dan Bahagia,” tuturnya.

Selain itu Pancasila mempunyai makna yang luar biasa untuk keberlangsungan di kehidupan berbangsa dan bernegara, imbuh Tri Basuki.

Sementara Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., ditempat terpisah membenarkan jika hari ini dilangsungkan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Beliau mengungkapkan, makna Hari Kesaktian Pancila bagi masyarakat Indonesia sangat mendalam. Berkali-kali ada upaya mengganti Pancasila dengan ideologi lain, tetapi sejarah mencatat tidak ada satupun yang berhasil. Pengorbanan para pahlawan revolusi membuktikan bahwa Pancasila sakti dan tak akan bisa tergantikan dengan Ideologi lain.

“Pancasila merupakan dasar negara dan menjadi satu-satunya asas bernegara. Didalamnya terdapat saripati nilai-niai luhur bangsa Indonesia,” ungkap AKBP Jean Calvijn.

Masih kata AKBP Jean Calvijn, hari ini Indonesia mengalami ujian yang sangat besar. Bukan saja dari luar tetapi dari anak bangsa sendiri. The founding father Indonesia telah sepakat menjadikan Pancasila sebagai pemersatu dari karagaman suku, adat dan budaya sebagaimana tercantum dalam Bhineka Tunggal Ika.

“Maka sudah menjadi tugas kita bersama untuk menjaga Pancasila. Tidak hanya menghafal tetapi juga mengamalkan dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Polres Trenggalek

Posting Terkait