Ahmad Dhani Tuding Polisi dan Jaksa Jadi Alat Kekuasaan

Surabaya (Suarakawan.com) – Musisi Ahmad Dhani Prasetyo yang sedang menjalani pemeriksaan kasus pencemaran nama baik di Polda Jatim menuding pihak kepolisian dan kejaksaan telah menjadi alat kekuasaan. Tudingan itu dilontarkan Ahmad Dhani saat merampungkan tahap II atau pelimpahan tersangka dan barang bukti di Polda Jatim, Kamis (17/1/2019).

“Kan saya selalu bilang bahwa kasus ini adalah kasus politis. Jadi memang polisi dan kejaksaan memang sudah terstigma menjadi alat kekuasaan, memang sudah terstigma menjadi alat kekuasaan,” kata Dhani.

Tak hanya itu, sejak awal Dhani juga menganggap kasusnya hanya mengada-ada. Sebab Dhani melihat pelapor merupakan orang partai yang memiliki akses kepada Jaksa Agung.

“Dari awal kan saya sudah bilang karena sudah tahu yang melapor orang Nasdem dan kita tahu Nasdem punya akses kepada Jaksa Agung. Pasti di P21, biasa aja,” terangnya.

Kini Dhani hanya berharap pengadilan tak akan ‘terkontaminasi’ oleh pihak manapun. Ia ingin kasusnya benar-benar berjalan sesuai hukum yang berlaku.

“Tapi kita masih punya satu benteng pertahanan hukum yaitu pengadilan. Biar kita mudah-mudahan pengadilan tidak terkontaminasi dengan hukum ini seperti di Jakarta itu. Pasal ITE memang dibuat untuk meringkus mereka mereka yang kritis. Terbukti sampai saat ini hampir semua itu yang kritis kena semua pasal ITE,” tandasnya.(dtc/ziz)

ahmad dhani

Related Post