39 Kapal Terbakar di Pelabuhan Benoa, Kerugian Capai Rp120 Miliar

BENOA (suarakawan.com) – Proses pemadaman api yang menghanguskan 39 kapal nelayan di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Bali, berlangsung hingga Senin (9/7) siang.

Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, mengatakan kerugian sementara akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp 120 miliar lebih.

“Materil ini sangat besar, rata-rata harga kapal Rp 3 hingga 4 miliar dikali (sekitar) 40 kapal bisa mencapai di atas Rp 120 miliar lebih, belum termasuk dengan isi kapal dan perlengkapan lainnya. Itu perkiraan sementara,” kata Petrus di Pelabuhan Benoa, Senin (9/7).

Dia menyatakan polisi akan segera menyelidiki, penyebab kebakaran ini apakah memang murni kebakaran atau ‘pembakaran’. Sedangkan berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga adanya kelalaian.

“Kami akan menyelidiki apakah ini kelalaian yang menyebabkan kebakaran atau fire, atau arson pembakaran,” ujar Petrus.

Api diduga berasal dari kapal ikan KM Cilacap Jaya Karya milik PT AKFI. Mesin kapal yang saat itu masih dalam keadaan hidup, menjalar ke beberapa kapal milik PT Intimas Surya dan PT Bandar Nelayan.(bs/rur)