SuaraKawan.com
Mojokerto

Polisi Pastikan Ledakan Di Mojokerto, Dipicu Kebocoran Gas Elpiji

JATIMNET.COM, Mojokerto – Penyebab ledakan di rumah berlantai dua milik Oentoro Wibowo, 75 tahun di Jalan Karyawan Baru, Kelurahan Sentanan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto dipicu kebocoran gas elpiji bright gas 12 kilogram.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kasatreskrim Polresta Mojokerto Iptu Hari Siswanto setelah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berdasarkan hasil penyelidikan Tim Bidlabfor Polda Jatim.

Tabung gas mengalami kebocoran, terlihat saat penyelidikan di nis regulator terdapat balutan atau bekas perbaikan. Dari sinilah kebocoran terjadi, hingga terpantik api dan menimbulkan ledakan.

“Berkaitan dengan kejadian tadi pagi di Jalan Karyawan Baru, Tim Bidlabfor dari Polda Jatim melaksanakan olah TKP. Hasil yang didapat dari tim, ledakan ini bersumber dari tabung kebocoran LPG yang dipicu percikan api otomatis sanyo pompa air,” ucap Hari, saat dikonfirmasi sekitar pukul 12.09 WIB.

Hari menjelaskan, diperkuat dengan kesaksian Riky Wibowo, anak pemilik rumah itu. Jika setiap satu jam saja sekali switch presure otomatis mesin air aktif.

Posisi gas elpiji Bright Gas berwarna merah muda dengan isi 12 kilogram itu berada tak jauh dari alat pompa air. Berkisar hanya satu meter saja.

Sehingga, kebocoran yang terpantik api memicu terjadinya ledakan hebat hingga merusak bagian dinding dapur, kaca jendela rumah, atap genteng, dan pintu rusak bahkan terpental.

“Tiap satu jam kata anaknya sanyo nyetek. Nah, ada picuan dari switch presure alat otomatis pompa air yang mengeluarkan percikan api,” kata Hari.

Hari memastikan, anak korban Riky pada saat kejadian yang juga berada di lantai dua masih dalam kondisi bermain youtobe. Sehingga, mengetahui pasti ledakan itu.

Saat ini, ketiga penghuni rumah sudah berada kembali di dalam rumah. Lantaran, para korban tak mengalami luka apapun.

“Pemiliknya ada di rumah kok, di lantai dua. Soalnya tidak ada yang luka. Jadi tidak ada korban jiwa atas kejadian ini,” ucapnya.

Guna pemeriksaan lebih lanjut, dari hasil olah TKP polisi mengamankan satu tabung gas elpiji Bright Gas 12 kilogram, selang, nis regulator, dan kompor gas.

“Kita amankan dulu, kondisi selang, dan nis regulatornya utuh. Saat diamankan, tabung gas masih berisi,” ujarnya.


Related posts

Polresta Mojokerto Amankan 53 Pelanggar Protokol Kesehatan Saat Operasi Masker

Redaksi Mojokerto

Jelang Ramadhan, Forkopimda Rapatkan Ta’mir Masjid dan Pengasuh Ponpes Se-Kota Mojokerto

Redaksi Mojokerto

Kembali Jaring Ratusan Pelanggar Prokes, Polresta Mojokerto Konsisten Laksanakan Ops Yustisi