SuaraKawan.com
Sastra Kawan

Di Satu Hari Yang (Cerah)

Di Satu Hari Yang (Cerah)

Di bawah langit yang temaram, kita sepakat meronce rindu dan mengikatnya dengan simpul doa yang paling palung. “Jarak akan mengajarkan kita untuk menghargai seseorang yang berada di sisi sebelum ia pergi,” Engkau berucap sembari meletakkan tanganku ke dadamu. Pada denyar jantungmu, aku menitipkan satu hati untuk kau jaga.

Senja kembali datang, jingga yang tenang mengantarkan sajak tentang debar di satu hari yang cerah.

Aku masih melagukan bisikmu yang merayu selama menunggumu. Perjumpaan denganmu adalah harap yang tiada aku ragu. Meskipun acapkali burung-burung berkisah tentang jarak adalah bentang yang sanggup memisahkan dua hati. Namun, bagiku jarak hanyalah ilusi.

Bukankah di sana kau juga sedang memandang senja yang begitu tenang? Tunggulah, aku akan menemuimu dengan setangkup kembang juga beribu doa agar rindu-rindu tak lagi kerontang.

_MT, Mosar


Related posts

Prosa Pendek : Telaga dan Mentari

Redaksi Surabaya

Puisi : Uzur

Redaksi Surabaya

Hujan di Bulan Juli

Redaksi Surabaya