SuaraKawan.com
Jatim Trenggalek

Kapolres Trenggalek Ajak Warga Secara Kolektif Tangkal Covid-19 Melalui KTS

Polres Trenggalek – Penanganan Covid-19 masih menjadi fokus utama jajaran Polres Trenggalek bersama dengan TNI dan pemerintah daerah. Untuk memutus penyabaran virus berbahaya tersebut berbagai langkah pencegahan terus digencarkan.

Salah satunya adalah mengoptimalkan peran Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang telah didirikan di masing-masing desa di Kabupaten Trenggalek.

Guna mendukung hal tersebut, Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H., bersama Dandim 0806 Letkol Arh Uun Samson Sugiharto, S.I.P., M.I.Pol. dan Wakil Bupati Syah Nata Negara menyerahkan sejumlah bantuan yang diperuntukkan bagi Kampung Tangguh Semeru yang tersebar di Kabupaten Trenggalek. Kamis, (12/8).

Beberapa jenis bantuan yang diserahkan bagi masing-masing kampung tangguh semeru antara lain berupa desinfektan, alat semprot punggung, hand sanitizer, baju apd, masker, sarung tangan, sepatu boots, kacamata/faceshield, tisu kering, sabun cair, termogun, tempat cuci tangan, banner/pamflet kampung tangguh, struktur organisasi satgas covid-19, cetak modul dan buku penunjang kts, stiker kampung tangguh, bolpoin, kasur busa hingga perlengkapan ATK dan pos keamanan.

“Iya benar, hari ini kami jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan hibah dari pemerintah provinsi Jawa Timur untuk menunjang kampung tangguh semeru di Kabupaten Trenggalek.” Jelas AKBP Dwiasi.

AKBP Dwiasi menambahkan, kampung tangguh semeru merupakan garda terdepan dalam akselerasi penanganan Covid-19 berbasis micro lockdown sehingga tiga pilar bersama tenaga kesehatan di tingkat desa dapat melakukan langkah pencegahan awal dengan peralatan yang lengkap.

Dengan bantuan ini pihaknya berharap dapat mendorong partisipasi masyarakat secara kolektif untuk melakukan pencegahan, sehingga mampu menanggulangi pandemi dari lingkup terdekat dan memacu warga untuk menjaga lingkungannya.

“Warga sekitar adalah orang yang tahu betul siapa saja yang terdampak maupun yang perlu bantuan dan bagaimana cara meminimalisir penularan.” Imbuhnya

Pihaknya meminta agar bantuan kelengkapan Kampung Tangguh Semeru ini benar-benar dimanfaatkan untuk keperluan penanganan Covid-19 dan dirawat dengan baik sehingga ready for use saat diperlukan sewaktu-waktu

Selain penyerahan bantuan, dalam kegiatan tersebut, Forkopimda juga melepas perwakilan petugas tracer yang nantinya akan bertugas di masing-masing desa. Tugas utama tracer adalah selain mencari kasus yang mungkin ditimbulkan akibat terinfeksi karena kontak erat juga memberikan edukasi sehingga pasien-pasien yang isolasi mandiri tidak merasa dikucilkan. Disamping itu tracer juga melakukan sosialisasi secara komunal.

“Buka mata dan telinga dalam mendata siapa saja yang terkonfirmasi positif, kontak erat. Jangan pasif. Jalin kerjasama yang baik dan hapus sifat egois karena ini merupakan tugas kita bersama.” Pungkasnya.

Sebagai informasi, sejak awal pandemi, Kabupaten Trenggalek telah merintis sedikitnya 157 Kampung Tangguh Semeru yang tersebar di 14 Kecamatan. Sedangkan untuk tenaga tracer di setiap desa minimal terdapat 4 orang tenaga tracer yang melibatkan para Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala desa dan tenaga kesehatan setempat.


Related posts

Hari Pahlawan, Kapolres Trenggalek: Momen Tepat Rajut Kebersamaan dan Kerukunan

Wong Nggalek

Kapolsek Dongko ikuti Sowan Codam

redaksi

Cegah Penyebaran Covid 19, Anggota Polsek Grabagan bersama dengan TNI dan Satpol PP melaksanakan Giat Yustisi

redaksi