SuaraKawan.com
Mojokerto

Sehari, Polresta Mojokerto Berikan Sanksi Kepada 4.790 Pelanggar, Dalam Operasi Yustisi

Polresta Mojokerto – Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 diwilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, Polresta Mojokerto dan Polsek jajaran bersama Forkopimka Se-Kab/Kota Mojokerto, telah melaksanakan kegiatan Operasi Yustisi Gabungan, pada Rabu(21/7/2021). Operasi Yustisi ini guna Peningkatan Disiplin untuk Penegakan Hukum Inpres No.6 Thn 2020, Perda Jatim No.02 Thn 2020 dan Perwali No.55 Thn 2020, dalam rangka Protokol kesehatan untuk penanganan dan pengendalian Covid-19.

Untuk diketahui, sasaran kegiatan dalam operasi Yustisi kali ini adalah Pengguna jalan baik Pengendara R2, R4 dan Pejalan kaki. Tak itu saja, Pedagang dan pengunjung tempat keramaian seperti Terminal / Stasiun, Pasar, Cafe, Warung Kopi dan Pertokoan serta Tempat Wisata, juga turut jadi sasaran.

Kasubbag Humas Polresta Mojokerto IPDA MK Umam SE menggatakan, bahwa Kegiatan Operasi Yustisi dilaksanakan di Jl Simpang 4 Miji dan Warung Kopi Jalan Kedungsari , yang dilakukan Gabungan Polri-TNI dan Satpol PP / Perangkat Desa serta Ormas / Potmas Komunitas, dengan cara Statis dan Mobiling / Hunting System.

Penyisiran yang dilakukan Polres Mojokerto Kota dalam Kegiatan Operasi Yustisi di Simpang 4 Miji dan Warkop Jln Kedungsari serta Hunting system diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 2.520 orang
-. Teguran tertulis : 22 orang
-. Sanksi sosial : 22 orang
-. Denda Administrasi : 12 orang.

Polsek Magersari, Kegiatan Operasi Yustisi di Jl. Raya tropodo (depan terowongan rel KA) Kel. Meri Kec. Kranggan Kota Mojokerto serta Hunting system, diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 434 orang
-. Teguran tertulis : 20 orang
-. Sanksi sosial : 17 orang
-. Denda Administrasi : 10 orang.

Polsek Prajuritkulon, Kegiatan Operasi Yustisi di Jln Surodinawan dan Warkop Wako serta Hunting system, diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 422 orang
-. Teguran tertulis : 20 orang
-. Sanksi sosial : 17 orang
-. Denda Administrasi : 11 orang.

Polsek Jetis, Kegiatan Operasi Yustisi di Jl. PB. Sudirman kec.Jetis kab Mojokerto dan Hunting system, diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 335 orang
-. Teguran tertulis : 22 orang
-. Sanksi sosial : 16 orang
-. Denda Administrasi : 10 orang.

Polsek Gedeg, Kegiatan Operasi Yustisi di Simp 3 Ds Pagerluyung dan Warkop Cak Mukhlis Ds. Gedeg, diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 306 orang
-. Teguran tertulis : 21 orang
-. Sanksi sosial : 15 orang
-. Denda Administrasi : 10 orang.

Polsek Kemlagi, Kegiatan Operasi Yustisi di Jln Raya Mojowono dan Mojodadi, diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 233 orang
-. Teguran tertulis : 23 orang
-. Sanksi sosial : 14 orang
-. Denda Administrasi : 8 orang.

Polsek Dawarblandong,
Kegiatan Operasi Yustisi di Jln Meyjend Sungkono Kec. Dawarblandong Kab. Mojokerto, diketemukan pelanggar dengan memberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 245 orang
-. Teguran tertulis : 22 orang
-. Sanksi sosial : 13 orang
-. Denda Administrasi : 8 orang

Dari sini diketahui, kegiatan Ops Yustisi Gabungan diwilayah hukum Polres Mojokerto Kota seluruhnya berjumlah 4.790 kegiatan, menindak pelanggar dan diberikan tindakan berupa :
-. Teguran lisan : 4.495 orang
-. Teguran tertulis : 123 orang
-. Sanksi sosial : 103 orang
-. Denda Administrasi : 69 orang.

Sedangkan Personel yang dilibatkan dalam kegiatan Ops Yustisi sejumlah 250 Orang terdiri dari Polri 173 Personel, TNI 32 Personel, Satpol PP 37 Personel dan
Potmas ada 8 Personel.

Umam mengatakan, kegiatan ini semata untuk Pendisiplinan terhadap warga yang kedapatan tidak mengunakan masker saat kegiatan diluar rumah serta memberikan pemahaman tentang pentingnya dan manfaat menggunakan masker dimasa pandemi Covid-19, untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Lebih lanjut disampaikan, bagi Pelanggar diberikan teguran serta tindakan sanksi sosial secara humanis, seperti disuruh mengucapkan Pancasila, menyanyikan lagu perjuangan, membaca Do’a / surat- surat pendek Al-Quran,” papar Umam.

Semua sanksi yang diberikan atas kesadaran sendiri dan tidak ada paksaan. Serta memberikan pengertian pentingnya tentang kegunaan masker bagi diri sendiri maupun orang lain. Agar mereka membiasakan diri menggunakan masker sebagai budaya dan kebutuhan,” jelasnya.

Tak itu saja, Umam juga memberikan himbauan untuk melaksanakan Protokol kesehatan dengan menerapkan 5M dalam kehidupan sehari-hari, seperti,memakai Masker, menjaga Jarak, mencuci Tangan, menjauhi Kerumunan, dan mengurangi Mobilitas.,” pungkas Umam.


Related posts

Teror Bom Bunuh Diri di Makassar, Kabid Humas; Sesuai Instruksi Kapolda Kita Perketat Penjagaan Gandeng Forkopimda dan Tokoh Agama

Redaksi Mojokerto

Yustisi Siang Hari, Polsek Jetis Amankan 5 Pelanggar Protokol Kesehatan

Redaksi Mojokerto

Forkopimda Jatim Dampingi Presiden Resmikan Bendungan Bendo Ponorogo

Redaksi Mojokerto