SuaraKawan.com
Politik

KEBERHASILAN PEMILIHAN 2020 DI JAWA TIMUR PENTING DIDOKUMENTASIKAN

 

Surabaya, kpujatim.go.id- Keberhasilan pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Jawa Timur penting untuk didokumentasikan. Demikian penggalan pernyataan Divisi Sosdiklih dan Parmas Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro pada Webinar Nasional “Literasi dan Launching Buku Pemilihan” hari ini (Kamis, 10/6) secara virtual melalui zoom dan kanal youtube.

Pasalnya, menurut Gogot, meski ini merupakan pemilihan yang pertama kali dilaksanakan di era pandemik, Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Jawa Timur menorehkan catatan yang cukup baik.

Pertama, pemilihan berjalan tertib; aman dan lancar. Kedua, tidak ada kerusuhan yang mewarnai jalannya pemilihan. Ketiga, tidak ada rumor politik uang atau keberpihakan penyelenggara terhadap konstestan pemilihan. Keempat, pemilihan 2020 di Jawa Timur tidak menimbulkan cluster baru penyebaran Covid-19. Kelima, hanya ada 3 dari 19 kabupaten/ kota yang menghadapi gugatan Perselihan Hasil Pemilihan (PHP) di MK dan berakhir dismisal. Keenam, semua pengaduan ke DKPP yang terkait tahapan dapat berakhir dengan rehabilitasi. Terakhir, partisipasi pemilih mengalami peningkatan,” papar mantan Gogot dalam Opening Speechnya (10/6/2021).

Lebih lanjut, Gogot menjelaskan bahwa terdapat peningkatan partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 bila dibandingkan dari Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2015 dan 2018. Partisipasi Pemilih di Jawa Timur pada Pemilihan 2020 sebesar 71,13%, sementara Pemilihan 2018 sebesar 67,39%, dan Pemilihan 2015 sebesar 63,95%.

“Karena perjalanan pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Jawa Timur menorehkan catatan baik ini, maka menjadi semakin perlu keberhasilan pelaksanaan pemilihannya untuk didokumentasikan sebagai bentuk pendidikan kepada pemilih. Di sisi lain, dokumentasi ini penting untuk memenuhi kebutuhan literasi informasi demokrasi dan kepemiluan, memudahkan pencarian bahan informasi demokrasi, wahana gerakan mengkomunikasikan informasi demokrasi dan kepemiluan,” imbuhnya.

Sementara itu, pembedah buku yang tak lain Divisi Penyelesaian sengketa Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Totok Hariyono menegaskan dokumentasi penyelenggara Pemilihan Serentak 2020 ini merupakan sebuah langkah strategis.

“Sehingga penyelenggara ada rekam jejak administrasi atas Pemilihan yang telah diselenggarakan. Kedepan Kita bisa mengakses informasi kenapa daerah ini parmasnya bisa tinggi dan apa saja yang melatarbelakanginya. Selain itu, pendokumentasian ke dalam bentuk buku ini penting untuk meningkatkan budaya literasi dan baca,” tutup Totok.

Webinar Nasional “Literasi dan Launching Buku Pemilihan”  ini berlangsung dari pukul 09.00 – 13.00 WIB. Menghadirkan empat narasumber ahli yakni, Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Kabupaten Trenggalek, Nurani Soyomukti, Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Kota Surabaya, Subairi, Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Kabupaten Situbondo, Imam Nawawi, serta Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Kota Blitar, Rangga Bisma.

(AACS)

Sumber : KPU Jatim


Related posts

KPU Surabaya Mengucapkan Terima Kasih Kepada Arief Budiman Sebagai Ketua KPU RI Periode 2017 – 2021

redaksi

KPU Kota Surabaya Gelar Media Briefing Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Cawali-Cawawali Pilwali

redaksi

BANGUN SINERGITAS, KPU & BAWASLU DI JAWA TIMUR PERINGATI NUZULUL QUR’AN BERSAMA

redaksi