SuaraKawan.com
Jatim Trenggalek

Pengamanan Gereja di Trenggalek, dari Sterilisasi sampai Kerahkan Intelijen

Polres Trenggalek – Petugas Kepolisian menggelar pengamanan di sejumlah gereja di Kabupaten Trenggalek. Selain merupakan kegiatan rutin, pengamanan ini juga untuk memastikan ibadah umat kristiani berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Minggu, (18/4).

Paska insiden bom bunuh diri di gereja katedral makasar, Jajaran Kepolisian memang lebih mengetatkan pengawasan dan pengamanan khususnya dilingkungan geraja. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan adanya potensi gangguan Kamtibmas maupun aksi terorisme.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan, pola pengamanan yang diterapkan tak berbeda seperti hari-hari biasanya. Sterilisasi oleh unit Satsabhara baik Polres maupun Polsek, pengamanan terbuka oleh polisi berseragam ditambah dengan patroli mobile dan menerjunkan personel Intelijen untuk melakukan pengawasan mendalam dan deteksi dini.

“Untuk hari Minggu ini ada 15 gereja di Kabupaten Trenggalek yang kita amankan. Pengamanan ini merupakan wujud konkrit jajaran Kepolisian memberikan rasa aman kepada saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah kebaktian di gereja” Ungkap AKBP Doni.

AKBP Doni menuturkan, pihaknya mengerahkan sedikitnya 110 personel yang tersebar dari tingkat Polres hingga Polsek jajaran. Masing-masing gereja dipimpin oleh seorang perwira pengendali dan wajib melakukan sterlisasi terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada barang berbahaya atau orang yang mencurigakan.

Dalam prosesnya, lanjut perwira menengah alumni Akpol tahun 2000 ini, petugas bekerjasama dengan pemuda gereja yang dinilai lebih mengenal satu persatu para jemaat yang hadir digereja sehingga dalam pemeriksaan lalu lintas orang dan barang bisa lebih optimal.

Tak sekadar pengamanan, mengingat saat masih dalam masa pandemi Covid-19, petugas pengamanan juga mengingatkan kembali tentang protokol kesehatan dan meminta agar pengurus gereja dan jemaat tetap mematuhi 5M. Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Selain itu menghindari kerumunan serta mengurangi mobolitas.

“Puji syukur, secara umum keseluruhan ibadah kebaktian digereja hingga selesai berlangsung aman, tertib dan lancar.” Pungkasnya.


Related posts

Aiptu Slamet Suyanto Berinteraksi Dengan Masyarakat Saat Jaga di Poskamling

redaksi

Disiplin Prokes Guna Tekan Penularan Covid19 Kapolsek Ujungpangkah Bagi masker Gratis

redaksi

Air Luapan Sungat Sempat Penuhi Badan Jalan, Polantas Trenggalek Lakukan Pengaturan

Wong Nggalek