SuaraKawan.com
Parsosbud

Wisata Edukasi Museum Negeri Pontianak, Kalimantan Barat

Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi yang memiliki banyak sekali destinasi pariwasata. Jika anda berkunjung ke Provinsi Kalimantan Barat, dijamin anda tidak akan bingung untuk menghabiskan waktu berlibur anda. Berbagai macam pilihan destinasi wisata tersedia di Provinsi ini, mulai dari destinasi wisata dengan nuansa budaya, alam, religi, pendidikan, dan lain-lain. Salah satu kota di Kalimantan Barat yang memiliki objek wisata yang tergolong lengkap adalah Kota Pontianak. Di kota ini terdapat satu objek wisata yang berbeda dengan kota lain yang ada di Kalimantan Barat, yaitu Museum Negeri Pontianak.

Museum ini berlokasi di Jl. Jend. Ahmad Yani, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dirintis sekitar tahun 1974 dan pada tanggal 4 Oktober 1983 secara resmi dibuka untuk umum oleh Direktur Jenderal Kebudayaan  Depdikbud Kalimantan Barat. Museum ini terkenal dan mudah untuk dicari karena letaknya yang berdekatan dengan Universitas Tanjungpura dan berada tepat di seberang Rumah Dinas Gubernur Kalimantan Barat. Anda bisa mengunjungi museum ini pada hari selasa sampai dengan minggu mulai pukul 08.000 – 14.00 waktu setempat. Sedangkan pada hari senin dan hari libur Nasional museum ini ditutup untuk umum.

Alasan Museum Negeri Pontianak hanya dibuka pada hari selasa sampai dengan hari minggu karena adanya kegiatan kebersihan. Pada setiap hari senin seluruh koleksi yang ada di museum dibersihkan, kegiatan pemeliharaan dan perawatan barang-barang bersejarah ini dilakukan pada satu hari khusus agar tidak mengganggu aktivitas dari para pengunjung. Museum dengan luas sekitar 3.905 meter persegi ini memiliki kurang lebih 4.000 barang bersejarah yang sangat berharga. Untuk dapat melihat ribuan koleksi tersebut, para pengunjung hanya dikenakan biaya untuk tiket masuk sebesar Rp. 1.000 saja.

Berbagai Benda Bersejarah Di Museum Negeri Pontianak

Seperti yang sudah disampaikan diatas bahwa museum ini memiliki koleksi benda-benda bersejarah dengan total koleksi sebanyak 4.000 benda. Museum Negeri Pontianak ini terbagi menjadi 3 ruangan yang bisa dikunjungi oleh para pengunjung, yaitu terdiri dari :

  1. Ruang Pengenalan. Ruangan ini berada di lantai satu, tempat pertama yang akan anda lihat begitu masuk ke museum. Di dalam ruangan ini anda bisa menjumpai 7 koleksi benda-benda bersejarah. Antara lain terdiri dari koleksi historika, koleksi arekologika, koleksi biologika, koleksi geologika atau geografika, dan yang terakhir adalah koleksi heraldika.
  2. Ruang Budaya. Ruangan yang berada di lantai dua ini akan memberikan pengetahuan kepada anda tentang beragam budaya yang ada di Provinsi Kalimantan Barat. Kebudayaan tersebut terdiri dari dari tujuh unsur, yaitu kesenian, bahasa, organisasi kemasyarakatan, mata pencaharian, upacara kebudayaan, dan pengetahuan. Selain itu anda juga dapat melihat gambaran tentang kondisi kehidupan masyarakat jaman dulu yang mayoritas mata pencahariannya dilakukan dengan cara berburu.
  3. Ruang Keramik. Ruangan ini merupakan ruangan terakhir yang dapat anda kunjungi di museum ini. Ruang Keramik ini terdiri dari berbagai macam koleksi keramik yang berasal dari berbagai macam Negara di dunia serta keramik lokal yang dibuat di Indonesia. Diantaranya berasal dari Vietnam, Thailand, China, Jepang, dan beberapa Negara Eropa lain.
    Sumber Gambar: indonesiakaya.com

Jika para pengunjung telah menjelajahi ketiga ruangan tersebut dan menuju ke bagian belakang museum, anda akan menemukan berbagai macam miniaturatau replika dari berbagai macam benda khas daerah Kalimantan dan daerah lainnya. Beberapa diantaranya adalah miniatur rumah lanting, miniatur tungku naga, miniatur rumah kopra, dan miniatur yang lainnya.

Museum Negeri Pontianak sudah menjadi salah satu lokasi dari program Visit Kalbar 2014. Yang menandakan bahwa memang tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi. Museum ini juga sering digunakan untuk mengadakan kegiatan pameran dan beberapa ajang perlombaan. Objek wisata ini menjadi salah satu pilihan yang sangat cocok untuk dikunjungi bersama dengan keluarga dan anak-anak. [WS]


Related posts

Situs Purbakala Suku Muna Gua Liang Kobori Sulawesi Tenggara

Redaksi Surabaya

Wisata Hutan Mangrove Kampung Nipah

Redaksi Surabaya

Kerkhof Makam Belanda Nan Bersejarah

Redaksi Surabaya