SuaraKawan.com
Jatim Trenggalek

Ratusan Personel Polres Trenggalek Sisihkan Rezeki Bantu Korban Bencana Alam

Polres Trenggalek – Keluarga besar Polres Trenggalek turut berpartisipasi menyisihkan sebagian rezekinya untuk disumbangkan kepada korban bencana alam. Penggalangan dana ini merupakan wujud kepedulian jajaran Polres Trenggalek terhadap saudara sebangsa yang tengah menghadapi bencana alam banjir dan gempa.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si mengatakan, penggalangan dana bantuan ini dilakukan bersamaan dengan apel pagi baik tingkat Polres maupun Polsek jajaran. Hasil yang terkumpul, nantinya akan dikirimkan untuk membantu korban bencana alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan. Senin, (18/1).

“Iya benar, seluruh anggota memberikan sumbangan dukarela dan seikhlasnya.” Ujar AKBP Doni.

AKBP Doni menuturkan, bencana alam tersebut yang terjadi di Kalsel dan Sulbar tersebut telah menelan korban jiwa dan kerusakan harta benda  milik masyarakat maupun fasilitas umum dan negara termasuk milik Polri. Disamping itu, kondisi para korban bencana saat ini sangat membutuhkan uluran tangan atau bantuan segera dari semua lapisan anak bangsa.

Dana yang terkumpul nantinya akan dikompulir dan dijadikan satu melalui gerakan Dompet Peduli Kemanuasiaan Polda Jatim selanjutnya akan didistribusikan ke lokasi bencana alam baik secara tunai maupun dlm bentuk natura.

“Semoga melalui kepedulian kita ini, dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana dan menjadi ladang pahala bagi kita semuanya. Amin” Ujar AKBP Doni.

Seperti diketahui bersama, gempa M6,2 terjadi di Sulawesi Barat pada tanggal 15 Januari 2021 yang lalu. Berdasarkan data per 17 Januari 2021 pukul 20.00 WIB, Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia di Provinsi Sulawesi Barat menjadi 81 orang, dengan rincian 70 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan 11 orang di Kabupaten Majane.

Sementara bencana alam banjir juga menerjang 10 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dan merendam sedikitnya 24.379 rumah. Akibatnya, 39.549 warga terpaksa mengungsi. 15 orang dari berbagai lokasi dilaporkan meninggal dunia akibat banjir tersebut.

Kabupaten/kota tersebut antara lain Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kota Banjar Baru, Kota Tanah Laut, Kota Banjarmasin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Batola.


Related posts

Kasus Molotov, Polres Trenggalek Tetapkan 5 Orang Tersangka

redaksi

Cegah Aksi Balap Liar, Polsek Panggul Patroli Jalan Raya

redaksi

HUT ke-40, Puluhan Satpam Trenggalek Bagikan Masker dan Semprot Diinfektan

Wong Nggalek