SuaraKawan.com
Suara Tanggap

Polisi Diminta Tegas Terhadap Raffi dan Ahok

Ketua organisasi masyarakat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB), Lisman Hasibuan meminta, polisi segera menetapkan Raffi Ahmad sebagai tersangka.

“Ini ada suratnya. Kami minta Raffi Ahmad serta kawan-kawan menjadi tersangka,” ujar Lisman Hasibuan di Polda Metro Jaya, Jumat (15/1/2021).

Selain itu, Lisman juga melaporkan Raffi Ahmad di Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

“Pertama, dia public figure. Kedua, dia influencer, baru suntik vaksin sama Pak Presiden. Terus melakukan pesta dan melakukan pemotretan tanpa pakai masker. Berarti itu menunjukkan ke publik bahwa seolah-olah Covid-19 ini nggak ada apa-apanya,” kata Lisman.

Diketahui, Raffi Ahmad usai menjalani vaksinasi Covid-19 bersama Presiden Jokowi, Raffi menghadiri pesta ulang tahun disebuah rumah konglomerat di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terancam kembali masuk penjara jika terbukti lalai dalam menerapkan protokol kesehatan.

Ahok diduga ikut serta dalam pesta yang dihadiri oleh artis Raffi Ahmad di rumah pembalap dan konglomerat Muhammad Sean Ricardo Gelael pada, Rabu (13/1) malam.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah mengatakan, penegakan hukum dalam penanganan pandemi Covid-19 harus ditegakkan untuk siapapun.

“Komitmen penanganan pandemi perlu ditegakkan untuk siapapun, termasuk BTP (Ahok) dan Raffi Ahmad jika terbukti lakukan pelanggaran, hal ini penting demi menjaga kepercayaan publik,” kata Dedi kepada wartawan, Kamis (14/1/2021).

Jangan sampai, kata ia, penegak hukum hanya tegak pada kelompok tertentu, dan cenderung lemah pada kelompok lain.

“Terlebih jika pelanggaran itu dilakukan oleh afiliasi pemerintah,” tegasnya.

“Jika memang ada unsur kelalaian dalam mematuhi prokes, BTP perlu menanggung konsekuensi hukumnya, negara semestinya adil dalam hal semacam ini,” kata Dedi.


Related posts

Desak Jokowi Mundur, TB Hasanuddin: Jangan Halu

Redaksi Surabaya

Berkat Big Data, Pertamina Bisa Pantau Omset SPBU Secara Real Time

Redaksi Surabaya

Harap Disimak, Menag Akan Putuskan Soal Haji Pada Kamis

Redaksi Surabaya