SuaraKawan.com
Headline JT Sidoarjo

SILPA Pemkab Sidoarjo Tahun 2020 Mencapai Rp 1,2 Triliun

 

(SIDOARJOterkini) – SILPA atau selisih lebih pembiayaan anggaran di Kabupaten Sidoarjo kembali tinggi. Pada realisasi APBD 2020 SILPA-nya mencapai Rp 1,2 triliun. Tertinggi dari tahun sebelumnya.

Hal ini disampaikan oleh Bangun Winarso Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sidoarjo. Pada tahun anggaran 2019, saja. Silpa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sudah mencapai Rp. 1,1 Triliun.

Pada saat evaluasi kemarin, sebelum pengedokan APBD 2021. Serapan beberapa OPD banyak yang di bawah 50 persen. Bahkan ada yang hanya 30 persen.

“Tapi mereka (OPD, red) masih ngotot, mampu merealisasikannya. Namun faktanya seperti ini,” Katanya saat dikonfirmasi, Kamis 14 Januari 2021.

Bangun, yang saat ini duduk di Komisi D menguraikan, OPD yang serapan anggaran rendah itu, ialah di Dinas PU-BMSDA, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

Politisi PAN itu menilai, tingginya Silpa di Sidoarjo itu karena disebabkan perencanaan yang kurang matang. Baik lelang perencanaan maupun lelang kontruksinya.

“Kami sebenarnya sudah beberapa kali menyampaikan, lelang pekerjaan prioritas itu dapat dilakukan langsung setelah pengedokan anggaran,” ungkapnya.

“Misalnya, untuk paket pekerjaan 2021, dapat dilakukan lelang setelah PAK tahun sebelumnya, itu akan lebih mempercepat waktu. Sehingga ketika pengesahan APBD 2021 hanya tinggal tanda tangan kontrak,” jelas Bangun Winarso.

Sementara, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sidoarjo, Noer Rochmawati mejelaskan, untuk Silpa tahun 2020, pihaknya masih belum final.

“Saat ini masih dilakukan rekap, belum final. Nanti akan kami sampaikan ketika semuanya sudah selesai,” katanya. (pung/cles).

The post SILPA Pemkab Sidoarjo Tahun 2020 Mencapai Rp 1,2 Triliun appeared first on SIDOARJO TERKINI.


Related posts

715 Personel Polresta Sidoarjo di TPS Dilengkapi APD

redaksi

Pemkab Sidoarjo Alokasikan Anggaran Rp 78 Miliar Untuk Perbaikan 127 SD dan 145 SMP

redaksi

Komisi B Minta Disperindag Jaga Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok Selama PPKM

redaksi