SuaraKawan.com
Jatim Trenggalek

Bandel Tak Pakai Masker, Belasan Warga Ditindak Tegas

Polres Trenggalek – Jajaran polres Trenggalek bersama TNI dan Satpol PP terus menggencarkan penertiban protokol kesehatan di tengah masyarakat. Hal ini merupakan respon cepat atas bertambahnya angka terkonfirmasi positif baik skalan nasional, regional Jawa Timur maupun kabupaten Trenggalek.

Penertiban dan operasi yustisi ini digelar tidak hanya bersifat stationer tetapi juga mobile diseluruh wilayah Kabupaten Trenggalek.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kabagops Polres Trenggalek Kompol Supiyan, S.Sos saat memimpin langsung penertiban dan operasi yustisi protokol kesehatan di Kecamatan Tugu tepatnya dijalan raya Trenggalek-Ponorogo depan Mapolsek Tugu. Selasa, (24/11).

“Penertiban tidak hanya dilakukan ditingkat Kabupaten tetapi juga kecamatan dengan melibatkan Polsek, Koramil dan Satpol PP Kecamatan. Semua sinergis meningkatkan disiplin masyarakat terkait dengan protokol kesehatan” Ungkapnya.

Masih kata Kompol Supiyan, selain menindak warga yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker ataupun kerumunan, pihaknya juga mengintensifkan sosialisasi dan edukasi kepada semua elemen masyarakat.

Kesinambungan antara pola pencegahan dan penindakan ini diharapkan benar-benar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat yang dinilai mulai sedikit menurun serta menakan angka penularan virus berbahaya tersebut.

“Saat ini Trenggalek masuk zona oranye. Ini perlu menjadi perhatian kita semua. Komitmen dan konsistensi kita untuk mematuhi protokol kesehatan menjadi salah satu faktor penentu agar Trenggalek dapat kembali ke zona kuning atau hijau.” Pungkasnya.

Dalam penertiban ini, sedikitnya belasan warga ditindak tegas oleh petugas gabungan berupa sanksi sosial hingga denda.

Related posts

Wakapolsek Kampak Dampingi Peresmian Gudep Tangguh Semeru SMAN 1 Kampak

redaksi

Bentuk Perhatian, Kapolres Trenggalek Berikan Beasiswa Bagi Warga Papua

Wong Nggalek

Kapolda Jatim Akan Memberikan Alat Testing, Di KTS Posko PPKM Sumberharjo, Pacitan. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Minggu siang (14/2/2021) melakukan pengecekan Posko PPKM Mikro di Kampung Tangguh Semeru (KTS) desa Sumberharjo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Dalam kunjungannya di Posko KTS ini Kapolda Jatim bersama rombongan langsung melihat kesiapan dalam melaksanakan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 3 tahun 2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berkala Mikro, dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan, khususnya di Desa Sumberharjo, Kabupaten Pacitan ini. Kapolda melakukan pengecekan ruangan, baik tempat isolasi, dapur umum, maupun tenaga kesehatan dan struktur organisasi PPKM di RT/RW yang sudah di bentuk, dari mulai pencegahan dan satgas yang lain. “Sudah disediakan dari mulai tempat penangan sesuai dengan satgasnya, kemudia juga ada tempat untuk melaksanakan pemeriksaan, ruang isolasi, termasuk dapur umum,” tandasnya Irjen Pol Nico Afinta, Usai melakukan pengecekan Posko PPKM. “Tujuan kami mendorong dan membentuk, tidak hanya di Pacitan, tapi juga di daerah yang lain. Harapannya ujung terdepan adalah RT ke desa dan ke kecamatan secara berjenjang, kami dari Polda pastinya akan membackup, dan mohon dukungan masyarakat, supaya pelaksanaan PPKM Mikro ini bisa dilakukan dan di taati,” jelasnya Kapolda Jatim dihadapan awak media. Kapolda menambahkan. Untuk menghadapi Covid-19 kita terus berusaha berjuang dan vaksinasi terus berjalan, masyarakat diminta untuk lebih disiplin terutama mematuhi protokol kesehatan dengan 5M. Untuk kampung tangguh di Desa Sumberharjo ini menurut Kapolda Jatim sudah bagus, bahkan Kapolseknya sendiri juga mendapat penghargaan dari Kapolda. Diharapkan, Kepala Desa dibantu dengan masyarakat bisa melaksanakan masalah kuratifnya untuk pengobatan. Polda Jatim akan mengupayakan untuk kebutuhan testing, tracing, dan treatment. “Kami akan berkoordinasi dengan bapak Bupati dan ibu Gubernur. Kebutuhan testing itu merupakan salah suatu bagian penting. Kami dari Polda juga akan mendukung dengan tim kesehatan untuk memberikan alat testing disini,” punglasnya Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta.

redaksi