SuaraKawan.com
Politik

KPU GELAR SIMULASI PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA SERTA PENGGUNAAN SIREKAP DI UJUNG TIMUR PULAU MADURA

 

Sumenep, kpujatim.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) kembali menggelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Penggunaan Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) pada Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020. Kali ini simulasi dilakukan di ujung timur pulau Madura Jawa Timur, bertempat di GOR A. Yani, Jl. Urip Sumoharjo Pabean Kabupaten Sumenep (31/10). Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kabupaten Kediri, Gowa, serta Batanghari.

Sangat tepat jika simulasi pungtungsura serta penggunaan Sirekap pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Sumenep. Berdasarkan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) beberapa hari yang lalu, DPT Kabupaten Sumenep sebanyak 822.320 orang yang tersebar di 27 Kecamatan, 330 Desa, dan 4 Kelurahan. Dari jumlah kecamatan tersebut 9 lainnya ada dikepulauan.

“Ada salah satu pulau di Sumenep yang seringkali diliput karena susahnya proses distribusi logistik pemilu yaitu kecamatan Masalembu. Terdiri dari 4 Desa, 1 di antaranya terpisah dan berada di pulau Masalima. Adapun waktu tempuh  dari Sumenep ke Masalembu kurang lebih 15 – 17 jam, sedangkan dari Masalembu ke Masalima selama 5 jam. Ada juga kecamatan Sapeken yang terdiri dari 11 Desa yang setiap desanya berbeda pulau. Tentu, kondisi jaringan menjadi kendala dalam penggunaan aplikasi Sirekap. Jadi, pelaksanaan demokrasi dengan Sirekap dimulai dari Sumenep untuk Indonesia, papar A. Warits dalam laporan yang disampaikan pada saat pembukaan kegiatan simulasi.

Simulasi yang dilaksanakan mulai pukul 07.00 hingga pukul 14.00 ini dihadiri langsung oleh Anggota KPU RI, Ilham Saputra, Deputi Dukungan Teknis KPU RI, Eberta Kawima, Anggota KPU Provinsi Jawa Timur, Kabupaten/ Kota di Jawa Timur, Bawaslu Kabupaten Sumenep, Polres Kabupaten Sumenep, dan seluruh stakeholder di Kabupaten Sumenep.

Anggota KPU RI Ilham Saputra menyampaikan bahwa Pemilihan Tahun 2020 adalah agenda nasional yang harus kita laksanakan. Pelaksanaan Pemilihan 2020 tidak hanya menjadi tanggung jawab KPU saja, tapi juga para pihak harus terlibat.

“Karena kondisi Pemilihan saat ini terlaksana di era bagaimana kita harus menjaga betul protokol kesehatan Covid-19 sebagaimana dilakukan pada simulasi, maka para pihak wajib menyampaikan kepada masyarakat bahwa mekanisme saat pemungutan aman, agar masyarakat optimis dalam menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember mendatang”, kata Ilham.

Adapun protokol kesehatan yang diterapkan pada simulasi yaitu pengecekan suhu tubuh kepada pemilih, memakai APD minimal masker dan sarung tangan, mencuci tangan sebelum masuk TPS dan setelah keluar TPS, penyemperotan area TPS dengan desinfektan, jaga jarak antar pemilih dengan membagi waktu kedatangan yang akan diinformasikan form C6 (formulir pemberitahuan) untuk menghindari kerumunan, serta penyediaan bilik TPS khusus.

Selian mekanisme protokol kesehatan yang telah dilakukan, penggunaan aplikasi Sirekap selain memudahkan proses rekapitulasi agar efektif dan efisien, juga bertujuan meminimalisir kerumunan yang muncul pada saat pelaksanaan rekapitulasi.

“KPU akan menggunakan Sirekap, dengan data hasil penghitungan langsung masuk ke dalam Kabupaten/Kota atau Provinsi yang melaksanakan Pemilihan. Mekanisme rekapitulasi tetap jalan tetapi sudah ada formulir yang bisa kita akses via handphone. Hasil penghitungan di TPS ini bisa di bagikan kepada pengawas TPS maupun kepada saksi. Sampai dengan hari ini, Sirekap masih terus dikembangkan sampai matang sampai sehingga Sirekap bisa digunakan di seluruh wilayah Indonesia”, jelasnya.

Menanggapi bagaimana kondisi Sumenep dalam penggunaan Sirekap, pria asal Aceh ini mengatakan bahwa KPU akan mencari solusi, apakah nanti akan dikirim ke kecamatan atau dengan solusi lainnya, akan diatur sedemikian rupa agar Sirekap dapat diaplikasikan.

“Ikhtiyar KPU melaksanakan Pemilihan  yang sukses tanpa adanya Cluster Penularan Covid-19 tentu salah satunya menggunakan mekanisme pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi seperti ini,” tutup Ilham.

(AFN)

Sumber : KPU Jatim


Related posts

Melalui Rapat, KPU Surabaya Tingkatkan Kapasitas PPK Divisi Hukum dan Pengawasan

redaksi

Pasca Pelaksanaan KPU Goes To Campus, UHT Serahkan LPJ Kegiatan

redaksi

KPU Surabaya Gelar Sidang Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Pilwali Surabaya

redaksi