SuaraKawan.com
Politik

KPU JATIM SOSIALISASIKAN PENERAPAN PROKES PEMILIHAN 2020 PADA BERBAGAI UNSUR

 

Surabaya, kpujatim.go.id- Dalam rangka disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes) pada Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 19 (Covid-19) pada Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2020 dengan melibatkan berbagai unsur hari ini (Jum’at, 18/9), pukul 09.30 sampai 11.30 WIB secara daring melalui aplikasi zoom serta live streaming chanel youtube KPU Jatim (KPU JAWA TIMUR).

Berbagai unsur yang terlibat diantaranya, yakni Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Dinas Kominfo Jawa Timur, Polda Jawa Timur, Kodam V Brawijaya, Dinas Kesehatan Jawa Timur, Biro Pemerintahan Provinsi Jawa Timur, Pimpinan Partai Politik di Jawa Timur, Pimpinan Media, Perwakilan Ormas/ OKP/ LSM, 38 KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur, serta masyarakat luas.

Berikutnya narasumber terdiri dari Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro, dengan materi Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2020 dan Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2020; Ketua Bawaslu Jatim, Mohammad Amin, dengan materi Pengawasan Pemenuhan Standar Protokol Kesehatan dalam Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2020; dan Kepala Kominfo Provinsi Jawa Timur selaku Ketua Humas dan Media Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kasi Sumber Daya Komunikasi Publik Dinas kominfo Provinsi Jawa Timur, Eko Setiawan, dengan materi Persebaran Covid-19 di Jawa Timur dan Langkah Pemprov Jawa Timur dalam penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam dalam sambutannya menerangkan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan menjelang tahapan-tahapan krusial, terutama tahapan yang akan mengundang banyak massa dan berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Karena prinsip kesehatan dan keselamatan menjadi faktor utama dalam gelaran pemilihan serentak kali ini, tidak hanya penyelenggara pemilu tetapi juga peserta pemilu dan juga pemilih. Maka dari itu, dalam forum kali ini KPU Jawa Timur merasa penting untuk menyampaikan regulasi terkait protokol kesehatan,” terang Ketua KPU Jatim (18/9/2020).

Anam melanjutkan, “Hari ini cukup banyak beredar berita di media mainstream dengan judul yang cukup fantastis, misal KPU membuka peluang timbulnya kerumunan, atau KPU mengijinkan menggelar konser musik dalam tahapan kampanye. Memang tidak salah, tetapi juga harus dipahami bahwa metode kampanye tersebut memang masih diatur dan belum dilarang di dalam Undang-undang”.

Menyikapi hal tersebut, sebagaimana disampaikan Anam, KPU juga mengambil langkah untuk memberikan batasan-batasan, sebagaimana tertuang dalam Peraturan KPU 10 Tahun 2020. Misalnya, memperbolehkan konser musik dengan batasan jumlah pengunjung/ penonton maksimal 100 orang (dengan memperhatikan kapasitas ruang), harus menerapkan standar protokol Covid-19, hingga koordinasi dengan Gugus Tugas penanganan di daerah setempat.

“Prinsipnya KPU tidak berhak melarang sesuatu yang tidak dilarang oleh Undang-undang. Selanjutnya, KPU Jawa Timur juga mendorong agar kegiatan kampanye peserta tahapan pemilihan lainnya mampu beradaptasi dengan kondisi pandemik. Sehingga muncul inovasi baru untuk merekrut hati masyarakat, itu menjadi sangat penting,” pungkas Ketua KPU Jatim.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, serta penutupan.

(AACS)

Sumber : KPU Jatim

Related posts

KPU Kota Surabaya Gelar Media Briefing Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Cawali-Cawawali Pilwali

redaksi

Bersama Tiga Stasiun TV, KPU Surabaya Sinkronisasi Debat Publik Pertama

redaksi

RAKORNIS LANJUTAN PENGADAAN LOGISTIK, KPU JATIM BAHAS APK DAN BK

redaksi

Leave a Comment

CLOSE
CLOSE