Yahoo Messenger Resmi Tutup Layanan pada 17 Juli

JAKARTA (suarakawan.com) – Salah satu pionir layanan pesan instan, Yahoo Messenger (YM) akan menutup layanannya pada 17 Juli mendatang. Oath, sebuah perusahaan yang dibentuk oleh Verizon untuk menangani produk-produk digital AOL dan Yahoo, mengaku terus mencari cara bagaimana menghadirkan platform yang masih bisa relevan dalam dunia instant messaging yang kini sudah dihuni oleh Facebook dan aplikasi mobile lainnya.

“Saat ini tidak ada produk pengganti yang tersedia untuk Yahoo Messenger,” tulis juru bicara Oath, Sabtu (9/6).

“Kami terus bereksperimen dengan layanan dan aplikasi baru, salah satunya adalah aplikasi bernama Yahoo Squirrel (saat ini dalam versi beta),” lanjutnya. Squirrel merupakan aplikasi pesan group Yahoo yang mulai diuji coba pada bulan lalu.

Yahoo Messenger sendiri mulai dluncurkan pada tahun 1998. Oath memang tidak secara spesifik menyebutkan alasan memberhentikan layanan Yahoo Messenger. Besar kemungkinan langkah itu diambil lantaran Yahoo Messenger sudah dipandang tak bisa lagi bersaing dengan WhatsApp, Facebook Messenger, Line, sampai dengan WeChat.

“Kami tahu bahwa kami memiliki banyak penggemar setia yang telah menggunakan Yahoo Messenger sejak awal sebagai salah satu aplikasi chat pertama. Karena lanskap komunikasi terus berubah, kami berfokus untuk membangun dan memperkenalkan alat komunikasi baru yang menarik, yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen,” lanjut perwakilan Oath.(bs/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Yahoo Messenger Resmi Tutup Layanan pada 17 Juli"