WW Tolak Diperiksa Polisi ?

Tidak ada komentar 7 views
Wisnu Wardhana

SURABAYA (suarakawan.com) – Rencana pemanggilan beberapa anggota DPRD Surabaya termasuk unsur ketuanya, Wisnu Wardhana meminta agar prinsip dasar penegakan hukum dijalankan sebagaimana mestinya. Harus jelas tujuan dan alasan pemanggilannya sebagai apa, jika sebagai saksi juga harus jelas dulu siapa tersangkanya.

“Mereka tergesa-gesa dalam menyikapinya, surat pernyataan yang saya buat, hanya menegaskan apa yang tertuang dalam tatib, bahwa seluruh anggota dewan harus bertanggung jawab atas semua aktifitas dan kegiatannya terutama yang menggunakan dana APBD, jangan sampai ada kesan bahwa mereka yang melakukan tetapi soal tanggung jawab dilimpahkan semua ke saya, siapapun juga tidak mau mas, dan hal ini saya lakukan tidak ada kaitannya dengan isu soal bimtek” tegas Wisnu Wardhana di DPRD Surabaya Selasa (19/07).

Disinggung soal kesiapannya terhadap rencana pemanggilan pihak Polrestabes Surabaya, WW menjelaskan bahwa pemanggilan itu harus jelas permasalahannya.

“Bukan berarti saya menolak, tetapi dalam menegakkan hukum, harus memenuhi unsur prinsip dasar hukum itu sendiri, sesorang dipanggil juga harus jelas persoalannya apa, demikian juga dengan pemanggilan, sebagai apa dulu, jika dipanggil sebagai saksi tentu tersangkanya juga harus jelas” terangnya.

Ia menambahkan permasalahan ini dimunculkan dengan tujuan memecah belah umat adalah merupakan sebuah ujian, sekarang tergantung kita, kuat atau tidak, yang perlu diketahui juga bahwa sesuai audit BPK.

“DPRD tidak bermasalah dengan penggunaan anggaran apapun, DPRD bersih dari tindak pidana korupsi, kalau menurut hasil audit BPK, yang bermasalah itu justru pemkot Surabaya “ tambahnya (aca)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "WW Tolak Diperiksa Polisi ?"