WNI Pulang Dari Jepang Diperiksa Radiasi Nuklir

JAKARTA – Menteri Kesehatan, Endang R Sedyaningsih, menyatakan pemerintah akan memeriksa WNI yang selamat dan kembali ke Tanah Air dari kemungkinan terpapar sinar radiasi nuklir menyusul kerusakan reaktor nuklir di Jepang baru-baru ini.

“Saya kira pemeriksaan itu penting. Untuk petugas-petugas atau WNI lain, sebelum berangkat ke sana mereka diukur dulu kondisinya melalui alat khusus. Nanti setelah pulang juga akan diukur lagi,” katanya, kepada pers, di Tabanan, Bali, Sabtu (19/3).

Pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak Badan Pengendali Teknologi Nuklir (Bapeten) terkait pemeriksaan WNI yang baru datang dari Jepang di bandara.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus berupaya melacak WNI yang berada di tiga provinsi yang menjadi lokasi terparah gempa di Jepang. Namun sampai saat ini nasib 100 WNI di Fukushima, Iwate dan Miyagi belum diketahui keberadaannya.

“Berkaitan dengan nasib WNI di tiga propinsi yang parah, Miyagi, Iwate dan Fukushima, terdapat 502 WNI yang ada di lokasi tersebut. Sampai saat ini 100 orang belum diketahui keberadaannya,” tutur Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dalam jumpa pers di kantornya, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Sabtu (19/3/2011) petang.

Sedangkan untuk jumlah total WNI yang telah dipulangkan ke Indonesia sampai saat ini berjumlah 163 orang. Jumlah tersebut dipastikan bertambah karena nanti malam akan ada 35 orang lagi yang tiba di tanah air. (ant/iza)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "WNI Pulang Dari Jepang Diperiksa Radiasi Nuklir"