Wih, SKCK Palsu Cuma Rp 10 Ribu

SURABAYA (suarakawan.com) Tersangka  Kuswantoro alias Anto,27, warga Brawijaya 105, Pungging, Mojokerto ini tergolong nekat,hanya gara-gara uang Rp.10.000 berani melanggar hukum dengan  melayani pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) palsu.Tersangka mengaku, melakukan aksinya sejak bulan April lalu dan sudah membuat SKCK palsu sebanyak 50 lembar.

“Tak hanya SKCK yang dipalsu tersangka juga memalsu ijazah, keterangan kesehatan serta alamat tinggal para pelanggan. Yang dipalsu oleh tersangka hanya tanggal masa berlaku yang tertera pada surat keterangan (SKCK) yang dimaksud. Untuk surat keterangannya sendiri tetap asli,” kata Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Agus K Sutisna, Jumat (03/06).

Alumni Akpol’87 ini menambahkan, penangkapan tersangka ini bermula dari keterangan masyarakat yang mengatakan kalau pria yang sehari-hari melayani foto copy di Ds Pungging ini kerap menerima pemesan pemalsuan SKCK dengan harga Cuma Rp.10.000

Selanjutnya, petugas dari Polsek Pungging, Mojokerto melakukan pengecekan dan mencocokkan surat keterangan yang dibuat tersangka dengan data yang ada di Polsek Pungging.

“Dalam daftar catatan di kepolisian, kami tidak menemukan nama yang tertera pada surat keterangan yang dibuat tersangka,” tambah Kasubdit I Pidum AKBP Indarto.

Indarto menjelaskan, seperti nama yang tertera pada SKCK atas nama Muhamad Yunus misalnya, lanjut dia, surat ini dibuat pada Bulan April, tapi dalam catatan kami, di tanggal dan bulan tersebut tidak ada nama Yunus, yang ada hanya nama Bangkit. Pun begitu dengan nama Kapolseknya, di sini (SKCK yang sudah dipalsu) Kapolseknya atas nama pejabat lama.

Sementara itu barang bukti yang berhasil diamankan,diantaranya surat ijazah palsu,SKCK palsu,surat kesehatan palsu,satu unit computer, satu unit printer,alat scanner.

“Tersangka dijerat pasal 263 KUHP dengan hukuman minimal lima tahun,”tegas AKBP Indarto (wis/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *