WHO: Virus Flu Burung Diduga Digunakan Sebagai Senjata Bioteroris

JENEWA (suarakawan.com) – Para ahli flu dari seluruh dunia telah sepakat perlunya untuk terus membahas penelitian flu burung mengingat kemungkinan penggunaan untuk bioteroris.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan hasil kesepakatan tersebut dalam sidang darurat tentangt flu burung di Jenewa, Swiss, Jum’at (16/02).

Sebelumnya, pemerintah AS telah meminta rincian 2 penelitian ke dalam mekanisme infeksi pada virus H5N1 pada mamalia dipublikasikan karena keprihatinan atas bioterorisme.

Seorang pejabat WHO mengatakan kepada wartawan bahwa peserta sidang darurta tersebut telah sepakat. “Penelitian ini sangat penting untuk mempersiapkan pandemi influenza global baru,” katanya mengutip NHK.

Pejabat itu menambahkan bahwa banyak diskusi untuk mencegah virus yang bocor luar laboratorium.

Profesor Yoshihiro Kawaoka dari Ilmu Kedokteran University of Tokyo mengatakan pentingnya studi timnya belum sepenuhnya menyimpulkan sebagai Bioteroris. Dia mengatakan pembicaraan difokuskan pada situasi hipotetis yang melibatkan teroris.

WHO berencana untuk mengadakan pertemuan lain pada musim panas sebelum mencapai kesimpulan.(NHK/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "WHO: Virus Flu Burung Diduga Digunakan Sebagai Senjata Bioteroris"