Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Waspadai, Ibu Rumah Tangga Paling Rentan Terinfeksi HIV

08 Mar 2017 // 14:28 // HEADLINE, SEX & LOVE

images (19)

JAKARTA (suarakawan.com) – Bagi kebanyakan masyarakat, penyakit HIV lebih sering diasosiasikan dengan para pekerja seks komersial.

Sementara itu, ibu rumah tangga yang lebih sering berada di dapur dan mengurus anak dianggap terlindungi dari HIV dan penyakit seksual menular lainnya.

Namun, berdasarkan data yang diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan di penghujung tahun lalu, infeksi HIV lebih sering ditemukan pada ibu rumah tangga, disusul dengan karyawan, wiraswasta, petani, dan lain-lain.

Justru pekerja seks komersial malah berada di posisi ke-enam.

Dr Baby Jim Aditya MPsi, Psikolog, seorang seksolog, hypnoterapis dan pelatih mental, aktivis AIDS, dan spesialis penjara, yang ditemui di klinik Angsamerah beberapa waktu lalu, berkata bahwa ibu rumah tangga terinfeksi HIV melalui suaminya.

Akibatnya, mereka baru mengetahuinya ketika penyakit sudah parah atau anak ikut terinfeksi.

“Biasanya begitu. Ini ada tamu tadi pagi juga begitu. Dia bilang ke saya, ‘Anak gue baru cek, Mbak, ternyata positif’. Dianya juga positif karena terinfeksi oleh suami,” katanya.

Selain pasien tersebut, Dr Baby juga menceritakan kasus lainnya.

Seorang wanita menjadi lumpuh dan buta di usia 31 tahun akibat terinfeksi HIV oleh suami. Lalu, wanita tersebut juga takut bila anak dalam kandungannya akan positif HIV juga.

Sementara itu, sang suami telah menikah siri dengan wanita lain dan memintanya untuk tidak menuntut cerai dengan alasan kasihan kepada istri kedua.

“Dia kenal aku dari radio Sonora karena kan dia tidak bisa melihat jadi dia mendengar lalu mengingat nomor teleponnya,” cerita Dr Baby. (kc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda






  • Terkini