Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

‘Warkop DKI Reborn’ Dibajak, Falcon: Kami Rugi Miliaran Rupiah

10 Sep 2016 // 16:07 // HEADLINE, SINEMA

images

JAKARTA (suarakawan.com) – Produser Eksekutif Falcon Pictures HB Naveen mengatakan bahwa pihaknya merasa dirugikan baik secara materil maupun imateril akibat pembajakan film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1.

“Kami merasa sudah puluhan miliar kerugiannya,” kata Naveen usai melaporkan dua terduga di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (10/9).

Ia menyebut kerugian miliaran itu memang tak terjadi secara konkret. Namun, dengan bocornya adegan Warkop DKI Reborn di dunia maya, bisa membuat orang-orang sudah merasa tidak perlu lagi menonton di bioskop. Dengan kata lain, dikhawatirkan calon penonton mereka pun melayang.

“Kami menginvestasikan sudah Rp 25 miliar kepada film Warkop DKI dengan promosi dan produksi. Ratusan ribu orang bisa mengakses lewat online. Dan itu kemarin sampai 30 menit lebih pembajakannya,” ucap Naveen.

Ia mengatakan, pihaknya sangat kecewa lantaran hasil jerih payah mereka justru dihargai dengan pembajakan.

“Segampang itu satu orang ke bioskop pakai aplikasi, misalnya Bigo live streaming atau YouTube direkam, dimasukkan saja, semua bisa nonton,” ucap Naveen.

“Pemain sangat kecewa. Mereka sudah capek-capek shooting, tiba-tiba lewat live streaming bisa dinikmati,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Falcon Pictures melaporkan dua oknum yang menyebarkan konten film Warkop DKI Reborn tanpa izin ke Polda Metro Jaya.

Berdasarkan surat laporan bernomor LP/4391/IX/2016/PMJ/ Dit. Reskrimsus, keduanya diduga melakukan tindak pidana pembajakan film melalui media online.(kc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda






  • Terkini